Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Jadi Korban TPPO, BP3MI Riau Amankan Calon ART Tujuan Malaysia

Jadi Korban TPPO, BP3MI Riau Amankan Calon ART Tujuan Malaysia

Jagariau – PEKANBARU – Dua korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) asal Provinsi Jawa Barat berhasil diamankan. Kedua korban perempuan itu berinisial Li dan La yang dijanjikan bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Negeri Jiran, Malaysia.

Kepala BP3MI Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, keberadaan kedua korban diketahui dari pengaduan melalui akun Instagram Wakil Menteri, Dzulfikar.

“Pengaduan ini kemudian diteruskan ke BP3MI Riau untuk segera ditindaklanjuti,”ujar Fanny, Senin (3/2/25).

Dikatakan Fanny, menindaklanjuti pengaduan itu, pihaknya menghubungi kedua korban melalui telepon seluler dan mewawancarainya dan diilanjutkan dengan pertemuan di Kantor BP3MI Dumai.

“Menurut keterangan kedua korban, mereka dijanjikan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga oleh sponsor berinisial AS yang berasal dari Tasik,”ungkapnya.

Keduanya berangkat dari Cianjur dan tiba di Pekanbaru pada Ahad, 2 Februari 2025, sekira pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, keduanya dijemput travel untuk melanjutkan perjalanan ke Dumai.

Pihak sponsor telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 8.000.000 per orang untuk pembuatan paspor, belum termasuk biaya transportasi dan keperluan lainnya.

Biaya tersebut rencananya akan diganti oleh kedua korban dengan cara pemotongan gaji selama tiga bulan, masing masing sebesar Rp5.000.000.

“Menurut keduanya, paspor dan dokumen pribadi mereka ditahan oleh Sf  yang berperan sebagai penampung,”papar Fanny.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Senin, 3 Februari 2025, sekira pukul 03.00 WIB, BP3MI Riau bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Dumai menggeledah rumah Sf di Jalan Sejahtera RT 20, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

“Penampung Sf sudah diamankan,”tegas Fanny dilansir dari Cakaplah.com.

BP3MI Riau terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berkomitmen melindungi hak hak Pekerja Migran Indonesia dalam rangka memberantas perdagangan orang.

“Kini kedua korban berada di rumah ramah/shelter P4MI Dumai. Rencananya besok akan dipulangkan setelah proses administrasi sekeaai,”terangnya mengakhiri.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments