Jagariau – DURI – Viralnya pemberitaan penampakan sosok Harimau Sumatera diarea 9, 3T – 73 yang berbatasan dengan Katang Anyer, Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Sabtu (4/4/26) petang membuat PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengeluarkan himbauan.
Melalui Corporate Secretary, Eviyanti Rofraida mengatakan jika hal itu merupakan potensi bahaya dengan meminta kepada pekerja untuk membatasi kegiatan operasi lapangan, serta warga sekitar untuk membatasi aktifitas diarea tersebut dan melakukan mitigasi yang diperlukan diantaranya melaporkan dan berkoordinasi dengan Belai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk penanganan lebih lanjut
“PHR senantiasa menempatkan prinsip dan menerapkan standar yang tinggi keselamatan di tempat kerja di manapun beroperasi, termasuk kepada para mitra kerjanya dengan sejumlah langkah keselamatan mitigasi bahaya harimau,”ujarnya.
Dikatakan Eviyanti, pihaknya juga melakukan analisa pra kerja apakah memang diperlukan melakukan kerja di sekitar area yang dilaporkan. Apabila memungkinkan untuk menghindari area tersebut.
“Apabila harus melakukan kerja, lakukan bersama samaà dan tidak sendirian. Sebelum meninggalkan mobil, kenakan topeng wajah dibelakang kepala. Selama melakukan kegiatan, satu orang harus melihat sekeliling atau mengawasi untuk memastikan kondisi kerja yang aman,”pintanya.
Evi juga menyarankan untuk memegang alat atau peluit untuk membuat kebisingan berkala saat bekerja. Tetap tenang jika bertemu dengan harimau, tetap berdiri dan menatap tenang, jalan perlahan tanpa memunggungi harimau dan pergi dari daerah tersebut.
“Melaporkan informasi tersebut kepada pihak terkait. Sebarkan informasi tersebut agar orang lain lebih waspada ketika memasuki area yang sama dan dalam kondisi darurat disekitar area operasi PHR, hubungi hotline bebas pulsa dinomor 0800-1800-123,”tutupnya sembari berpesan.*











