Jagariau – DURI – Bagai budaya yang tak terelakkan diperayaan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, tumpukan sampah tampak mengelilingi Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Ahad (22/3/26).
Disepanjang Jalan Sudirman dan Hang Tuah, tumpukan sampah tampak sua kali lipat dari hari biasanya mengepung kota penghasil minyak bumi itu. Meski sebelumnya sempat diangkut menggunakan armada biasa, namun luberan sampah tak terelakkan.
Pemandangan sangat miris justru tampak disepanjang Jalan Jendral Sudirman, Pasar Mandau Raya. Tumpukan sampah yang sudah mengeluarkan aroma busuk menjadi warna warni yang tak terelakkan.
“Tidak menjadi pelajaran setiap tahun. Apalah salahnya didoublekan jam kerja pasukan dilapangan, padahal jumlah sampah berlipat ganda dihari besar ini,”ujar salah seorang pedagang dipasar itu saat berbincang.
Dugaan mulai malas malasan personil pembersih sampah itu dikarenakan gaji Tunjangan Hari Raya (THR) yang belum dibayarkan pada perayaan hari kemenangan tersebut.

“Bisa jadi begitu, bisa jadi tidak Pak, yang penting kami tetap solid dengan perintah atasan sesuai jam kerja,”ujar salah seorang driver pengangkut sampah yang tidak ingin disebut identitasnya.
Menanggapi tumpukan sampah itu, Kepala Unit Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau, Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Harzulkifli, Ahad (22/3/26) melalui sambungan telepon genggamnya mengaku tim nya terus bekerja keras dilapangan membersihkan sampah seperti biasa.
“Anggota tetap bekerja keras dilapangan, sebentar lagi lagi juga diangkat,”ucapnya.*











