Jumat, Mei 1, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Wakapolda Riau Resmi Berganti, Berikut Jejak Karirnya

Wakapolda Riau Resmi Berganti, Berikut Jejak Karirnya

Jagariau – PEKANBARU – Rabu (14/1/26), jabatan Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Riau resmi berganti. Brigjen Pol Hengki Haryadi resmi menjabat sebagai Wakapolda Riau menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo.

Mengambil tempat di halaman Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, pengambilan sumpah jabatan itu tampak dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.

Pergantian jabatan itu merupakan bagian dari rotasi dan mutasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025.

Brigjen Hengki Haryadi sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim Polri. Brigjen Jossy selanjutnya dipercaya mengemban tugas baru sebagai Wakapolda Kalimantan Timur.

Dalam amanatnya, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan mengapresiasi dan penghargaan atas pengabdian Brigjen Jossy selama menjadi Wakapolda Riau.

Ia menilai, pejabat lama telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau.

Irjen Herry juga berharapan kepada Wakapolda yang baru agar dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program yang telah berjalan.

“Segera beradaptasi serta memperkuat sinergi dengan seluruh satuan kerja dan pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”pintanya.

Jejak Karir Brigjen Pol Hengki Haryadi

Brigjen Pol Hengki Haryadi dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan pengalaman panjang di bidang reserse. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996 ini, memulai pengabdiannya di Korps Bhayangkara sebagai Pamapta II Polres Dili pada tahun 1997.

Kariernya berkembang melalui sejumlah penugasan di daerah. Pada tahun 2001, Brigjen Hengki dipercaya menjabat Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut.

Setahun berikutnya, ia bertugas sebagai Perwira Pertama di Polda Lampung sebelum akhirnya menduduki jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandar Lampung.

Pada tahun 2008, ia kembali mendapat kepercayaan sebagai Kanit III Sat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Lampung. Kiprahnya yang konsisten di lapangan membuat Hengki ditarik ke Polda Metro Jaya pada 2010.

Dilingkungan Polda Metro Jaya, ia mengemban sejumlah jabatan strategis, diantaranya Kasubbag Kermalat Bagbinlat Ro Ops, kemudian Kapolsek Metro Gambir pada tahun 2011. Sejak saat itu, ia banyak dipercaya memimpin satuan reserse diwilayah hukum ibu kota.

Perwira tinggi kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 16 Oktober 1974 ini dikenal luas dengan ketegasannya dalam menindak aksi premanisme.

Saat menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Brigjen Hengki mengedepankan prinsip bahwa negara tidak boleh tunduk pada kelompok preman.

Ketegasan tersebut terlihat dari penanganan sejumlah kasus besar yang melibatkan tokoh tokoh yang kerap diasosiasikan dengan premanisme, seperti Hercules dan John Kei.

Selain fokus pada pemberantasan premanisme, banyak perkara menonjol lain yang ditangani. Ketika menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Barat, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat, berbagai kasus besar sukses diungkap.

Salah satu kasus yang ditangani saat penangkapan artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie, dalam perkara penyalahgunaan narkotika jenis shabu pada tahun 2021.

Pada 2022, Brigjen Hengki kembali mencatatkan kinerja signifikan dengan membongkar jaringan mafia tanah yang melibatkan oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Tersangka berinisial PS, yang merupakan Ketua Ajudikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) BPN Jakarta, ditangkap diwilayah Depok pada 12 Juli tahun 2022.

Di tahun yang sama, Brigjen Hengki juga memimpin langsung penangkapan pimpinan organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, di Lampung.

Dari sisi pendidikan, Hengki Haryadi menempuh berbagai jenjang pendidikan kepolisian dan kepemimpinan.

Selain Akpol 1996, ia merupakan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 2004, Sespim dan Sespimti Polri tahun 2020 sebagai lulusan terbaik, serta pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2020.

Dengan rekam jejak panjang dan pengalaman menangani berbagai kasus besar, Brigjen Pol Hengki Haryadi kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments