Jagariau – DURI – Senin (10/11/25) siang memulai serap aspirasinya di Kelurahan Babussalam, Jalan Imam Bonjol, RT 03, RW 02.
Dalam aspirasinya, masyarakat masih mengeluhkan keterbatasan pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk (TT).
Selain terbatas, pembayarannya pun dinilai sangat memberatkan dengan kenaikan signifikan dan dianggap tak berpihak ke masyarakat kecil.
“Sudah lah airnya hanya tetesan, pembayarannya pun tus tus. Dari mana uangnya. Sudah dari bulan Mei. Tolonglah ditindak lanjuti Pak,”pintanya.
Menanggapi keluhan itu, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan gaya nyentrik rambut rebonding ini menegaskan jika akan memperjuangkan memberikan yang terbaik guna meringankan beban masyarakat pelanggan PDAM TT.
“Segera saya diskusikan ke Direktur PDAM Bengkalis. Intinya demi kebaikan masyarakat banyak, aduan seperti yang saya inginkan,”ungkapnya.

Usai mengeluhkan kebutuhan air bersih itu, masyarakat juga berharap agar Pemerintah menyalurkan sejumlah bantuan empat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Usai menerima kabar itu, anggota Komisi I DPRD Bengkalis ini menekankan pro aktif Ketua RT dan serius memperjuangkan nasib masyarakatnya.”Selalu berkoordinasi dengan Kelurahan. Jangan menunggu, jemput bola agar masyarakatnya selalu mendapatkan haknya,”pintanya.
Hingga menjelang Maghrib tiba, Reses wakil rakyat dengan basic pengacara ternama di Kota penghasil minyak bumi ini berlanjut ke kawasan Kelurahan Duri Barat, Jalan Tribrata, RT 02, RW 08.*











