Rabu, Juni 3, 2026
Beranda Riau PEKANBARU 'Jambu' Gubri Sebabkan Suporter di Pekanbaru Bakar Ban Dalam Stadion

‘Jambu’ Gubri Sebabkan Suporter di Pekanbaru Bakar Ban Dalam Stadion

Jagariau – PEKANBARU – Akibat kekecewaan yang sangat mendalam dari kelompok suporter di Pekanbaru, akhirnya memuncak dan dilampiaskan dengan membakar ban di dalam stadion Kaharuddin Nasution, tepatnya pada Tribun Utara penonton, Sabtu (30/8/25) jelang pertandingan Trofeo Riau Bermarwah.

Hal itu disebabkan akan janji busuk (Jambu) yang diungkapkan Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid. Padahal sebelumnya, orang nomor satu di negeri Lancang Kuning itu pernah berjanji akan menjadi sponsor utama klun kebanggan masyarakat Riau.

Teranyar, Politisi PKB Riau itu juga berjanji mempertandingkan PSPS Pekanbaru, Legend Malaysia dan Singapura dalam turnamen, namun lagi lagi dalam sekejab janji itu batal.

“Ini murni kekecewaan kami kepada Gubernur,”ujar Kenny, salah seorang supporter PSPS yang ikut dalam aksi itu.

Dikatakannya, para pendukung PSPS Pekanbaru pernah bertemu dengan Gubernur Wahid pada Juni lalu. Saat itu, Gubernur Riau berjanji akan menjadi sponsor utama klub kebanggaan Riau ini.

“Namun hingga saat ini tidak ada realisasinya. Hoaks saja,”ungkapnya.

Rasa kecewa suporter semakin dalam setelah sebelumnya, pada Mei 2025 Gubernur Riau bertemu dengan pemilik PSPS, Gede Widiade. Ketika itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui Gubernur mengumumkan akan siap berkolaborasi membangkitkan kejayaan klub.

Bahkan pernyataan resmi itu sempat menjadi kabar gembira bagi pecinta sepakbola Riau. Akan tetapi selang beberapa bulan, janji kolaborasi itu tak pernah terwujud.

Sementara Pemerintah Provinsi Riau justru mampu menggelar Trofeo Riau Bermarwah yang menurutnya menggunakan biaya miliaran rupiah. Sedangkan PSPS tim dengan sejarah panjang di sepakbola Indonesia, tidak sepeser pun mendapat bantuan nyata.

Ditambahkannya lagi, kekecewaan suporter makin mendalam ketika manajemen klub dirombak dengan masuknya orang orang titipan. Mereka yang masuk ke manajemen PSPS dinilai tak membantu dan menyingkirkan orang orang yang membangun PSPS.

Di sisi lain, dirinya juga memastikan aksi bakar ban yang dilakukan di Tribun Utara tidaklah merusak fasilitas inti Stadion.

“Bagi kami suporter, stadion adalah rumah, dan kami tidak merusak fasilitas inti seperti seperti rumput lapangan. Namun hanya spanduk, baliho dan atribut turnamen jadi sasaran api. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi. Wajar kalau kecewa,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Trofeo Riau Bermarwah digelar untuk memperingati HUT ke – 68 Provinsi Riau sekaligus HUT RI ke – 80.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments