Jagariau – DURI – Guna memberikan edukasi kepada masyarakat, Polisi sektor (Polsek) Mandau menggelar silaturrahmi dalam balutan Jum’at Curhat di Kelurahan Duri Timur dipenghujung Agustus, Jum’at (29/8/25).
Lurah Duri Timur, Meri Hariyani, S.kep mengapresiasi kegiatan Jum’at Curhat yang digelar Polsek Mandau dengan harapan, Perangkat dan masyarakatnya lebih dekat dengan Polri dalam mengantisipasi setiap potensi terjadi gangguan Kamtibmas.
“Terimakasih Pak Kapolsek, ini merupakan kehormatan bagi kami melalui kegiatan ini untuk menyampaikan antisipasi maupun mencegah terjadinya Kamtibmas ditengah tengah masyarakat dan kepada RT dan RW, jangan sungkan berkomunikasi menyampaikan hal yang berpotensi menggangu Kamtibmas di lingkungannya masing masing,”ungkapnya.
Dihadiri puluhan peserta masyarakat dan perangkat Kelurahan yang terletak di bahagian paling timur di Kecamatan Penghasil minyak itu, orang nomor satu jajaran Polri di Kecamatan terbesar di Negeri berjuluk Sri Junjungan mengaku tersanjung.
“Ini merupakan kehormatan bagi kami, karena Buk Lurah langsung yang mengundang secara resmi dan tertulis akan kegiatan ini. Terimakasih,”ujar Kapolsek Mandau, Kompol Primadona Chaniago didampingi sejumlah perwira utamanya.
Dikatakan Kapolsek, kegiatan itu dilakukan demi terjaganya Kamtibmas di Kelurahan Duri Timur dan mengantisipasi laju angka tindak kriminalitas.
Dipaparkan mantan Kasatreskrim Dumai ini, sejumlah kasus selalu menghiasi dimeja bawahannya. Paling sedikit 5 laporan perhari, bahkan hingga belasan dan menempatkan Polsek Mandau sebagai Polsek dengan laporan terbanyak di Kabupaten Bengkalis. Untuk itu, Jum’at Curhat ini digagas dalam program Kapolri.

Dari seluruh laporan yang masuk, sejumlah kasus mendominasi, diantaranya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), penganiayaan, Narkoba hingga Judi Online.
“Untuk KDRT sendiri, masyarakat kami himbau agar berani dan tidak sungkan untuk melapor. Dikarenakan kasus ini akan terus berulang jika pelakunya tidak mendapatkan efek jera,”ucapnya.
Ditegaskan Kapolsek, dizaman digital saat ini, kasus penipuan melalui media sosial (Medsos) dan telekomunikasi acap kali menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan penipuan. Untuk itu pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak diam dan selalu berkomunikasi dengan pihak Kepolisian guna menghindarinya.
“Disetiap kelurahan dan desa sudah ada Bhabinkamtibmas. Manfaatkan hadirnya mereka, jangan berkomunikasi dengan beliau beliau yang sudah ditugaskan atau bisa menghubungi layanan pengadian Call Center Polri di nomor 110 jika melihat dan melaporkan tindak kejahatan yang ada disekitar kita,”pintanya seraya menutup kegiatan itu.*











