Kamis, April 16, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Pemerintah Gagal Atasi Karlahut, BEM Unri Gelar Aksi Simbolik

Pemerintah Gagal Atasi Karlahut, BEM Unri Gelar Aksi Simbolik

Jagariau – PEKANBARU – Aksi Simbolik digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri) didepan Tugu Zapon, depan Kantor Gubernur Riau (Gubri), Sabtu (26/7/25) petang. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terjadinya kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam aksi itu, mahasiswa BEM Unri membawa spanduk dengan berbagai tulisan, seperti “Riau Darurat Asap”, “Perda ada asap tetap ada”, “SaveRiau”, dan “Jambore Karhutla Gagal Total”.

Mereka juga menggunakan masker sebagai simbol bahwa kabut asap mengancam kesehatan masyarakat.

Menteri Sosial Politik BEM Unri, Azhari mengatakan, aksi simbolik tersebut sebagai simbol bahwa kondisi Provinsi Riau saat ini memang sedang dilanda kebakaran hutan secara besar besaran.

“Ini sebagai trigger, pengingat kepada masyarakat layak, kepada keramaian, kepada publik bahwa ini merupakan simbol Provinsi Riau saat ini memang sedang dalam keadaan sakit. Kami juga pakai masker, sebagai simbol kabut asap ini mengancam kesehatan masyarakat Riau,”ucapnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi saat ini lebih fokus pada isu isu pragmatis yang dapat meningkatkan popularitas, sehingga wacana ekologis terpinggirkan.

“Kami melihat Jambore Karhutla yang dilaksanakan beberapa bulan lalu hanya sebagai seremonial, tanpa ada jaminan keamanan terhadap lahan dan hutan di Provinsi Riau,”teriaknya.

BEM Unri berharap, Pemerintah dapat lebih serius dalam mengatasi Karhutla dan tidak hanya melakukan aksi seremonial.

Mereka juga meminta Pemerintah untuk menegakkan peraturan yang sudah ada dan memprioritaskan isu lingkungan.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments