Kamis, Juni 4, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Pesawat Super Air Jet "Kurung Penumpang" Dalam Kabin, Maskapai dan Bandara SSK...

Pesawat Super Air Jet “Kurung Penumpang” Dalam Kabin, Maskapai dan Bandara SSK II Pekanbaru Saling Tuding

Jagariau – PEKANBARU – Jenuh dan ingin berontak, itulah yang dirasakan penumpang Pesawat Super Air Jet rute Jakarta – Pekanbaru, Kamis (26/12/24) malam.

Para penumpang mengaku dikurung di dalam kabin pesawat selama dua jam akibat keterlambatan tanpa diberikan kompensasi atau solusi yang memadai.

Semestinya pesawat take off pada pukul 18.10 WIB. Namun pesawat baru berangkat pukul 20.15 WIB. Selama itu, penumpang menunggu di dalam kabin.

Salah satu seorang penumpang Ganda menyatakan rasa dongkol dan kekecewaannya atas layanan maskapai tersebut.

“Jika delay, seharusnya kami bisa menunggu di ruang tunggu, bukan di dalam kabin yang sempit. Apalagi saat itu sudah lewat jam makan malam, tapi kami tidak diberi kompensasi apapun. Ketika kami komplain, petugas malah hanya cengengesan,”gerutunya.

Ditambahkan Ganda, pengurungan selama dua jam di dalam kabin membuat suasana semakin tidak nyaman, terlebih tidak adanya kejelasan informasi dari pihak maskapai.

“Kalau dari keterangan yang mereka sampaikan dalam pengumuman, keterlambatan tersebut karena jam operasional Bandara SSK II Pekanbaru hanya sampai pukul 21.00 WIB. Mereka mengatakan sedang berusaha memperpanjang jam buka operasional di bandara Pekanbaru,”ungkapnya.

EGM Bandara SSK II Pekanbaru Radityo Ari Purwoko menanggapi perihal tersebut membantah klaim bandara yang tidak memberikan izin perpanjangan waktu operasional (extend).

“Kami selalu memberikan izin extend jika diminta oleh maskapai. Bahkan, saat Lebaran kemarin kami pernah mengizinkan operasional hingga pukul 02.30 dini hari,”ujar Oki, sapaan akrabnya.

Ditegaskan Oki, bandara Pekanbaru memiliki kebijakan fleksibel terkait perpanjangan operasional, apalagi jika situasi mendesak.

“Jadi, alasan bahwa bandara tidak memberikan extend hingga pukul 21.00 WIB adalah tidak tepat,”ucapnya.

Oki juga menyayangkan tindakan pihak maskapai yang tidak profesional dalam menangani situasi ini.

“Pilot atau pihak maskapai seharusnya mengajukan izin extend, bukan malah membuat penumpang terkurung tanpa solusi. Kami selalu siap membantu,”ungkapnya.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments