Jagariau – PEKANBARU – Jelang pesta demokrasi 27 November mendatang, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di wilayahnya. Langkah ini sebagai upaya mencegah penimbunan dan memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Kepala Satgas Pangan Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, mengatakan, hasil kegiatan operasi pasar di Pasar Cikpuan Kota Pekanbaru. Operasi dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolri Nomor: Sprin/2243/IX/OTL.1.1.1./2021.
“Kami telah melakukan pengecekan langsung ke pasar untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok. Hasilnya, secara umum harga masih terpantau stabil,”ujar Nasriadi yang juga Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kamis (24/10/24).
Tim Satgas Pangan yang dipimpin Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Edi Rahmat Mulyana, melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap berbagai jenis bahan pokok seperti bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging ayam, daging sapi, cabai merah, beras Bulog, dan minyak goreng curah.
“Berdasarkan pantauan, harga bawang merah di Pasar Cikpuan saat ini mencapai Rp 28.000 per kilogram, bawang putih Rp 38.000 per kilogram, telur ayam ras Rp 50.000 per papan, daging ayam potong Rp 30.000 per kilogram, dan daging sapi Rp 140.000 per kilogram,”paparnya.
Sementara harga cabai merah terpantau Rp 40.000 per kilogram, beras Bulog Rp 13.000 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp 16.500 per kilogram.
“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan yang signifikan,”tegas Nasriadi.
Satgas Pangan juga menghimbau kepada seluruh pedagang untuk tidak melakukan penimbunan bahan pokok dan menjualnya dengan harga yang wajar. Masyarakat diharapkan tidak panik dan melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan operasi pasar ini, masyarakat dapat merasa tenang dan terjamin ketersediaan bahan pokoknya,”pungkas Nasriadi.











