Jagariau – SIAK KECIL – Memasuki Ramadhan 1445 Hijriyah ke – 20, Bupati Bengkalis bersafari di Kecamatan Siak Kecil, Ahad (31/24).
Bertempat di Mesjid Fastabiqul Khairat, Desa Liang Banir, masyarakat Siak Kecil tak mau ketinggalan dalam menyambut orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sri Junjungan tersebut.
Dalam sambutannya, Kasmarni menyebut, selain sebagai ajang mempererat silaturrahmi, juga sebagai ajang menyapa masyarakat.
Dalam paparannya, Bupati pertama di Riau itu juga memaparkan sejumlah pembangunan strategis Kabupaten Bengkalis, salah satunya pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia. Jembatan yang membentang dan menyatukan Pulau Bengkalis dengan Pulau Sumatera, Sungai Pakning sepanjang 6,1 Kilometer.
“Dapat kami sampaikan, pembangunan jembatan tersebut bukan lagi sebuah wacana, akan tetapi sudah menjadi sebuah rencana,”ucap Kasmarni.
Dikatakan Kasmarni, saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama Pemerintah Provinsi Riau tengah berupaya terus koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar pembangunan ini segera masuk kedalam Pembangunan Strategis Nasional (PSN). Untuk itu pihaknya memohon do’a restu masyarakat, semoga pembangunan jembatan itu segera terwujud.
Selain itu, mantan Camat Pinggir ini juga orang memaparkan pembangunan di Siak Kecil ditahun 2024 melalui APBD dengan diantaranya peningkatan Jalan Sadar Jaya menuju Muara Dua (ruas Sadar Jaya-Bandar Jaya) sebesar Rp 5 Milliar.
Peningkatan Jalan Kantor Desa menuju Jalan BOB Desa Sumber Jaya sebesar Rp 300 juta, pembangunan oprit jembatan Sungai Buluh Desa Muara Dua sebesar Rp 700 juta, penambahan ruangan UPT Puskesmas Lubuk Muda sebesar Rp 450 juta dan kegiatan lainnya seperti Program Berobat gratis, Jaminan kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerja rentan serta informal, bantuan beasiswa prestasi dan beasiswa Tahfiz Qur’an, Bantuan sosial, termasuk Program BKK Satu Milliar Satu Kecamatan, Satu Desa dan Satu Kelurahan.
Diakhir arahan, tak bosan bosannya, Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar ditengah cuaca ekstrem saat ini, karena akan sangat membahayakan dengan jeratan hukum yang berlaku.
“Ingat atas kelalaian kita bisa merugikan diri sendiri dan orang banyak, tidak hanya itu kita juga akan dipidana”tegasnya mengakhiri.
Pada kesempatan itu, Bupati Bengkalis juga menyerahkan santunan serta bantuan dari Pemkab Bengkalis melalui Kesra, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten dan BRK Syari’ah Cabang Bengkalis hingga ditutup dengan Kultum, berbuka bersama serta Sholat Maghrib berjamaah.(Hen/Diskominfo)











