Minggu, April 19, 2026
Beranda Riau DURI Isra' Mi'raj 1445 Hijriyah, Kasmarni Ajak Masyarakat Implementasikan Nilai dan Makna Shalat

Isra’ Mi’raj 1445 Hijriyah, Kasmarni Ajak Masyarakat Implementasikan Nilai dan Makna Shalat

Jagariau – DURI – Senin (19/2/23) petang, Bupati Bengkalis, Kasmarni ikut berbaur memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sekaligus Tabligh Akbar ditengah ratusan Jema’ah Mesjid Besar Arafah Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.

Dalam sambutannya, Bupati bergelar Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purnaningtyas itu mengajak masyarakat muslim di Negeri berjuluk Sri Junjungan agar mengimplementasikan nilai dan makna sholat dalam kehidupan sehari hari.

Tidak hanya diisi Ustad Anugerah Cahyadi (Ucai) asal Sumatera Utara, kegiatan itu juga diisi dengan penyaluran santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang disalurkan Baznas Kabupaten Bengkalis.

Bupati mengungkapkan, peristiwa Isra’ Mi’raj menjadi sumber historis turunnya perintah sholat yang diterima Nabi Muhammad SAW, untuk diteruskan kepada umatnya di muka bumi.

Selain itu, sambungnya, dalam sholat juga memiliki pesan moral yang tercermin dari setiap gerakan serta ucapannya, yaitu terciptanya tatanan masyarakat yang memiliki sifat sifat bersatu, adil, jujur, santun, kasih sayang dan persaudaraan.

“Oleh karenanya, menjadi hal yang mutlak bagi kita semua untuk bisa memahami makna sholat, yang tidak hanya sekedar melaksanakannya saja, akan tetapi harus dapat mengimplementasikan makna serta nilai dari sholat itu sendiri dalam kehidupan sehari hari,”ucapnya.

Dalam tausiyahnya, Ucai menjelaskan, hikmah isra’ Mi’raj salah satunya adalah mengajarkan umat Islam untuk mengingat Allah.

“Allah ajarkan kepada kita supaya sering zikir, ingat kepada Allah supaya tenang hati kita, kalau hati tenang tak ada galau tak ada risau dan tidak ada gelisah dan kita akan menemukan kunci kenikmatan dalam hidup,”paparnya.

Ucai juga pesan kepada jama’ah agar di Bulan Syakban yang merupakan gerbang Bulan Ramadhan ini membayar utang puasa di tahun lalu.

“Sekarang waktunya bayar utang, ganti utang puasa Ramadhan tahun lalu. Kalau lupa jumlahnya berapa banyak puasa yang ditinggalkan, ganti saja semampu kita. Tunjukkan kesungguhan kita kepada Allah untuk mengganti puasa tersebut,”ungkapnya mengingatkan.(Inf)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments