Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Pemprov Riau Luncurkan 3 Kurikulum, Gambut dan Mangrove Jadi Muatan Lokal

Pemprov Riau Luncurkan 3 Kurikulum, Gambut dan Mangrove Jadi Muatan Lokal

Jagariau – PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meluncurkan tiga kurikulum baru untuk siswa tingkat SMA sederajat, Rabu (1/11/23). Ketiga kurikulum tersebut adalah Muatan Lokal Gambut dan Mangrove, Muatan Lokal Budaya Melayu Riau dan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Diversifikasi Gerakan Nasional Revolusi Mental Provinsi Riau.

Khusus untuk kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove, merupakan perdana di Indonesia dimana Riau yang dipilih oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

Gubernur Riau, Syamsuar mengapresiasi dan berterima kasih atas peran BRGM yang memilih penerapan muatan lokal terkait restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di Provinsi Riau.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan BRGM kepada Provinsi Riau, semoga kita dapat melaksanakan sebaik-baiknya,”ujar Syamsuar.

Dikatakan Syamsuar, dalam launching kurikulum pertama di Riau ini, diharapkan disosialisasikan kepada seluruh Kepala dinas pendidikan di Provinsi Riau dimulai dari pendidikan dini.

“Untuk titik pembelajaran ini, bukan hanya untuk jenjang SMA, tapi mulai dari SD, SMP mereka sudah belajar terkait restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove ini,”jelasnya.

Dijelaskannya, implementasi dari kurikulum ini salah satunya merupakan bagian dari mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memang menjadi persoalan ‘klasik’ di daerah ini sejak lama.

Deputi Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan BRGM, Tris Raditian mengatakan, bahwa kurikulum gambut dan mangrove ini sudah memiliki modul pembelajaran yang bisa diterapkan guru kepada siswa.

“Dalam proses pembelajaran restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove, nantinya guru akan dibekali modul,”jelasnya.

Ditambahkannya,dipilihnya Riau sebagai Provinsi pertama penerapan Muatan Lokal Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove karena di Riau memiliki program restorasi dan rehabilitasi mangrove sekaligus.

“Dengan disampaikan bahwa Riau ini agak bagus dalam mitigasi karhutla, maka semoga dengan mulok ini, pendidikan secara dini, kedepan semakin baik,”harapnya.(Bil/Ckp)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments