Jagariau – DURI – Pelaksanaan Job Fair 2023 yang dlgelar disalah satu hotel berbintang di Kecamatan Bathin Solapan ternyata menyisakan banyak cerita miring.
Mulai dari kesalahan pahaman hingga ketidak suapan Panitia Pelaksana (Panpel) terlibat jelas. Salah satunya akan sistem parkir yang disediakan.
Diduga banyaknya jumlah peserta yang membawa kendaraan bermotor, pihak hotel akhirnya harus memutar otak untuk mengantisipasi membludaknya peserta job fair hingga ribuan orang dan ribuan kendaraan pula hingga peserta harus memarkir kendaraan mereka diluar pagar hotel.
Namun mirisnya, dalam kondisi tersebut, ada saja pihak pihak yang memanfaatkan kondisi dengan mematok tarif parkir kendaraan bermotor roda dua hingga Rp 3.000. tentu saja hal itu mengundang sejumlah kritikan tajam yang dialamatkan ke Panpel.
Panpel dianggap tidak siap menampung membludaknya peserta hingga menuai tudingan Panpel bermain untuk meraup keuntungan dengan pihak ketiga.
“Kerja Belum tentu diterima, malah parkir kendaraan dipatok. Sedih jadinya,”keluh salah Murni, salah seorang peserta Job Fair.
Tidak hanya Murni, Affan juga mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, memang tidaklah berat jika hanya membayar parkir untuk satu kendaraan, namun jika dikalikan ribuan kendaraan, berapa keuntungan yang diraup oknum yang diduga bermain dengan Panpel.

“Memang tidak besar untuk satu kendaraan, namun jika dikalikan jumlah kendaraan yang dikutip, coba dihitung keuntungan yang dihasilkan. Apakah ini tidak Pungutan liar?,”tudingnya.
Menanggapi parkir bertarif selangit itu, Ketua Panpel Job Fair 2023, Nazly mengaku tak tahu menahu akan hal itu, namun saat ditunjukkan bukti tarif parkir tersebut terkesan buang badan.
“Kami sebagai tamu dan menyewa tempat dihotel ini, untuk yang lain, kami tak tahu menahu,”ucapnya.
Terpisah, Manager Hotel Surya Duri, Sunarno juga mengaku terkejut dengan sistem parkir bertarif itu. Kami tidak tau itu. Kami sebagai pengelola hotel hanya sebatas mengatur dan mengarahkan parkir kendaraan agar lahan kami mencukupi.
“Kalau semua mau parkir didalam lingkungan hotel, mana cukup, lihatlah pesertanya, membludak. Belum lagi tamu dengan acara yang berbeda, tentu kami juga harus memberikan fasilitas parkir yang sama,”jawabnya.(Hen)











