Minggu, April 19, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Kembali, Jamaah Haji Asal Riau Meninggal di Makkah

Kembali, Jamaah Haji Asal Riau Meninggal di Makkah

Jagariau – MAKKAH – Berita duka kembali datang dari Kota Makkah, salah seorang jemaah haji asal Kota Dumai, Riau, meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal Makkah, Jumat (30/6/23).

Jemaah atas nama Asmimar binti Ruslan Majid (74) yang tergabung dalam Kloter BTH – 13.

Berita duka itu disampaikan Ketua Kloter, Riko Pilihantoni kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

“Innalillahi Wainnailaihi Roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah salah seorang dari Jamaah kloter BTH 13, atas nama Asmimar binti Ruslan Majid, asal Kota Dumai, di Rumah sakit King Faisal Makkah, Almukarramah,”ujar Kepala Kanwil Kemenag Riau, Mahyudin.

Dikatakan Mahyudin dalam tugasnya memantau pelaksanaan pelontaran jumrah jema’ah haji menyampaikan duka cita atas meninggalnya jema’ah haji asal Kota Dumai tersebut.

“Saya atas nama pribadi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Haji Antara Provinsi Riau, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Asmimar binti Ruslan Majid yang tergabung dalam Kloter BTH – 13. Semoga Allah mengampuni segala Almarhumah, di lapangkan alam kuburnya, dan ditempatkan kelak di Jannah-Nya dan keluarga besar yang ditinggalkan tetap diberikan ketabahan, kekuatan dan kesabaran,”ungkapnya sembari berdo’a.

Sementara itu, sebagian jema’ah hari ini yang mengambil nafar awal secara berangsur akan bergeser ke Hotel di Kota Mekkah.

Menurut Mahyudin, untuk jemaah yang mengambil nafar awal, konsumsi selama di Hotel sampai tanggal 13 Dzulhijjah masih berada di Mina dan 14 hingga 15 Dzulhijjah bersifat mandiri.

“Kami sampaikan yang melakukan nafar awal di Hotel tidak disediakan makan oleh maktab, karena makanan masih di Mina. Begitu juga sebagaimana sudah disampaikan bahwa tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah, layanan konsumsi diberhentikan sementara. Jema’ah bisa mencari konsumsi secara mandiri atau berkoordinasi dengan ketua regu dan rombongan. Jemaah akan mendapatkan layanan konsumsi kembali pada tanggal 16 Dzulhijjah,”terangnya.

Mahyudin juga mengingatkan kepada jema’ah yang akan melaksanakan tawaf ifadhah, agar mencari waktu yang tepat untuk melaksanakannya.

“Jamaah yang akan melakukan Thawaf ifadhah, kami menghimbau untuk mencari waktu yang tepat, seperti setelah Sholat Isya, ataua Sholat Subuh. Bagi jemaah lansia, bisa melalui pendorongan resmi atau dengan menggunakan skuter, jika lansia tersebut bisa memakai skuter atau ada yang mendampingi. Kami juga berharap kepada petugas Petugas Kloter atau PPIH Kloter bisa membantu jama’ah lansia dalam melaksanakan tawaf ifadhahnya,”ungkapnya mengingatkan.

Mahyudin juga berpesan kepada jemaah haji Riau lainnya untuk tetap mengikuti instruksi petugas kloter, rajin mengkonsumsi air minum dan selalu menggunakan APD jika berada di bawah terik matahari langsung.

“Jema’ah jangan memaksakan diri untuk melontar jumrah pada waktu afdal, akan tetapi manfaatkan waktu yang telah ditetapkan oleh maktab bekerjasama dengan petugas kloter,”himbaunya.(Hen/Ckp)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments