Jagariau – PEKANBARU – Reaksi cepat Ditreskrimum dalam mengamankan Kota Pekanbaru patut diacungi jempol. Pasalnya, komplotan jambret yang biasa meresahkan masyarakat suskes dibekuk dan seorang diantaranya dilakukan tindakan terukur lantaran melawan saat dilakukan penangkapan.
Dari pengakuan ketiga pelaku yang ditangkap, sasaran empuk dalam melakukan aksinya adalah pengendara motor perempuan yang menggunakan perhiasan emas dan handphone.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Nandang Mu’min didampingi Dirresnarkoba Polda Riau, Kombes Asep Darmawan mengatakan, ketiga palaku yang ditangkap masing masing berinsial AS, AH dan BP. Mereka ditangkap di
tiga lokasi berbeda.
“Tersangka AS (23) beraksi bersama rekannya berinisial F (DPO). AS ditangkap di Teratak Buluh. Modusnya, tersangka setelah melihat target lalu mengikuti ke jalan yang sepi. Saat ada kesempatan, langsung beraksi,”ujarnya.
Usai dilakukan interogasi, tersangka AS mengaku telah menjambret di 49 TKP bersama sejumlah temannya yang saat ini masih DPO.
“Modusnya mereka melakukan hunting di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Mereka selalu bergantian bersama A, WK, AB, R, M dan F. Seluruhnya masih DPO,”terangnya.
Sementara itu, Dirreskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan mengungkapkan, dari tiga tersangka yang diamankan itu satu diantaranya ditembak.
“Saat akan ditangkap, ketiganya melakukan perlawanan. Lalu kita lakukan tindakan tegas terukur,”tegas Asep.
Dipaparkan Asep, dari pengakuan AS dan AH, yang paling dikatuti dalam komplotan ini adalah BP. Dia tergolong sadis dalam melancarkan aksinya.
“BP ditangkap di Kabupaten Siak pada Jum’at dinihari. Saat itu pelaku bersama teman perempuannya berada di sebuah hotel. Saat ditangkap, BP usai mengkonsumsi Shabu dan obat kuat. Lalu dia kejang-kejang dan dibawa ke ICU RS Bhayangkara Polda Riau,”ungkap Asep.
Kemudian, tersangka AH sudah beraksi pada 70 TKP berbeda. AH ditangkap di Kecamatan Tampan pada Kamis (25/5/23). Asep menyampaikan, kepada seluruh tersangka komplotan jambret ini yang masih dalam pengejaran agar segera menyerahkan diri.
“Total mereka sudah menjambret sebanyak 119 kali. Saya minta kepada pelaku yang belum tertangkap. Kami sudah mengantongi identitasnya. Saya minta semuanya segera menyerahkan diri. Kami tidak akan mentolerir pelaku kejahatan dan akan melakukan tindakan tegas terukur,”ancamnya.(Hen/Ckp)











