Jagariau – PEKANBARU – Universitas Riau (UNRI) melalui Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam skema kewirausahaan dengan judul Pengembangan Dan Pelatihan Aneka Kuliner Berbasis Ikan Pada Kelompok Mahasiswa Pengolahan Hasil Perikanan Sebagai Cikal Bakal Wirausaha Baru ke – 3.
Dipimpin Prof. Dr. Ir. Suparmi M.Si, dibantu Dr. Sumarto, Prof Dr. Dewita, Dr. Hendro Ekwarso dan Santhy W. MSi, kegiatan tersebut berlangsung sejak 12 hingg 25 Mei 2023 dengan puluhan peserta yang berasal dari mahasiswa yang bernaung dalam kelompok Fish Production Club (FPC) sebagai mitra.
Menurut Ketua Tim, Prof. Dr, Suparmi MSi, kegiatan itu didanai oleh Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UNRI melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) dengan tujuan menciptakan Mahasiswa dan Alumni Mandiri dan menumbuhkan semangat berwirausaha untuk penganekaragaman produk ikan sebagai pusat kuliner mahasiswa.

Selain itu, kegiatan itu juga diharapkan mampu memberikan suatu nilai tambah bagi mahasiswa , baik dalam kegiatan ekonomi maupun sosial dengan memberdayakan potensi kelompok melalui pengolahan kuliner ikan dan memiliki nilai ekonomi lebih baik serta meningkatkan jiwa kewirausahan agar mampu menjadi wirausaha mandiri dan membuka lapangan kerja baru.
Tak tanggung tanggung, narasumber yang dihadirkan pelaku bisnis dan wirausahan terkemuka dari luar, Wan Muhamad Hasyim SE, AK, Pemilik Gerai Oleh-oleh Pekanbaru Pakcik Wan, Dr. Mery Sukmiwat pemilik gerai lawinda, dan Dinda Putri, Alumni FPC, Pemilik gerai Kebab Dinda.
Dikatakan Suparmi, Produk hasil olahan kelompok wirausaha FPC diantaranya Nugget ikan, rendang ikan, rendang suir ikan asap, serondeng ikan asap, risoles ikan, bakso ikan dan laininnya telah dipasarkan pada gerai tersebut, dan yang telah dibuat kelompok mahasiswa FPC, terus berlanjut dipasarkan baik secara langsung maupun secara online.

“Kegiatan mahasiswa ini berpeluang besar untuk dikembangkan menjadi produk wirausaha terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan bebasis ikan khususnya untuk lingkungan kampus dan umumnya di Kota Pekanbaru. Hal yang paling mendukung denhan adanya peluang untuk pemasaran dan pada promosi juga sudah dilaksanakan bersama gerai pusat oleh-oleh pekanbaru Pak Cik Wan dan ritel Alfamart,”paparnya.
Ditambahkan Suparmi, Pelatihan skills dan manajemen dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan, mendorong tumbuhnya motivasi berwirausaha, meningkatkan pemahaman manajemen organisasi, produksi, keuangan, dan pemasaran serta membuat rencana bisnis atau studi kelayakan usaha.
Untuk memberikan pengalaman praktis kewirausahaan kepada mahasiswa melalui program Kewirausahaan ini, nantinya mahasiswa mampu membuka usaha kerja baru.

Tidak hanya itu, keterlibatan Universitas dalam kegiatan ini juga sangat penting, karena dapat membantu untuk mengembangkan usaha dan dapat membangun kerjasama, sehingga dibutuhkan media promosi produk untuk pelaksanaan pendampingan dan pembinaan.
“Kedepan diharapkan adanya peserta yang direncanakan menjadi wirausaha mandiri setiap tahun minimal 25 persen dari peserta yang menjadi wirausahawan mandiri sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,”tutupnya.(Hen/Adv)











