Jagariau – DURI – Bukti Nyata Kepedulian PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali dibuktikan dengan menyulap sarana belajar bagi anak anak berkebutuhan khusus atau disabilitas yang diasuh di Sekolah Liar Biasa (SLB) Aisyiyah Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis.
Bantuan tersebut berupa perbaikan ruang belajar yang mengalami kerusakan. Ruangan yang dilakukan perbaikan pada atap.
Usai diperbaiki, ruangan tersebut kembali digunakan untuk sarana kreativitas anak-anak berkebutuhan khusus, diantaranya dijadikan sebagai perpustakaan, ruang menjahit, ruang musik hingga tempat berdiskusi dan belajar.
PHR melalui program Sponsorship & Donation (S&D) memberikan bantuan itu untuk perbaikan sarana tersebut, di samping program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang secara berkesinambungan berlangsung bagi masyarakat disekitar wilayah operasi.
Kepala SLB Aisyiyah, Ismaliza S.Pd menyampaikan bahwa bantuan dari perusahaan Migas tersebut telah dimanfaatkan dengan baik. Utamanya yaitu untuk perbaikan sarana dalam mendidik dan meningkatkan kompetensi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Tentunya mengucapkan terima kasih kepada PHR yang telah membantu sekolah kami ini, ruang kelas yang selama ini bocor sudah diperbaiki. Bangunan tersebut telah selesai dan dimanfaatkan untuk belajar,”ucapnya. Jum’at (12/5/23).
Sebagai pendidik, tentunya Ismaliza berharap agar PHR dapat terus menjadi mitra yang mendukung dan menebarkan manfaat yang lebih luas lagi, terutama bagi sekolah yang mendidik anak disabilitas tersebut.

“Sebagian orang mungkin memandang sebelah mata anak-anak disabilitas, tapi PHR tidak,”ungkapnya bangga.
SLB Aisyiyah tersebut mengasuh sebanyak 36 anak disabilitas. Mereka bukan hanya berasal dari Duri, namun juga dari sejumlah wilayah pelosok di Kabupaten Bengkalis.
Manager External Communication dan Stakeholder Relation (ECSR) North, Rudi Arief mengatakan, selain berfokus pada operasi yang andal dan selamat, PHR juga terus berikhtiar dalam menebar manfaat yang luas bagi segenap elemen masyarakat.
“Kontribusi yang diberikan PHR bagi sarana belajar anak-anak berkebutuhan khusus merupakan salah satu ikhtiar PHR dalam menebar manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kami berharap hal ini tentunya bermanfaat dalam mendidik mereka dengan sarana belajar yang semakin baik,”ujarnya.
Selain itu, PHR secara berkelanjutan terus menebarkan manfaat melalui program TJSL bagi masyarakat sekitar. TJSL tersebut berfokus pada bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan hidup, kesehatan, dan bantuan pasca bencana.
Berawal dengan 10 program di tahun 2021, kini PHR dalam setahun telah melaksanakan 30 program TJSL yang dilaksanakan oleh berbagai mitra pelaksana yang jumlahnya juga meningkat dari 10 ke 21 mitra. Dari segi dampak ke masyarakat, terdapat peningkatan 4 kali lipat jumlah penerima manfaat, dari 5.000 menjadi 21.000 orang penerima manfaat di Provinsi Riau untuk seluruh program CSR di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan. Seluruh program itu tercakup ke dalam 12 dari 17 target atau goals dalam Sustainable Development Goals (SDGs).(Hen/Rls)











