Jagariau – PEKANBARU – Puluhan pemuda dan mahasiswa Riau yang tergabung dalam Aksi Mahasiswa Pemuda Riau (AMPR) menggelar aksi unjuk rasa di gerbang masuk PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Rumbai, Pekanbaru, Kamis (2/3/23).
Aksi dilakukan Aliansi Mahasiswa Pemuda Riau (AMPR) tersebut dilatar belakangi terjadinya beberapa kecelakaan kerja (laka kerja) yang mengakibatkan ada sepuluh pekerja yang meninggal dunia di areal Blok Rokan.
Terkait aksi demo dari AMPR, Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Rokan, Rudi Ariffianto mengatakan bahwa PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghormati hak setiap warga negara untuk mengekspresikan pendapat dan menyampaikan aspirasinya, sepanjang dilakukan secara tertib dan damai. PHR juga menghargai hak orang lain sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Terkait aksi demo yang meminta pengusutan secara tuntas adanya laka kerja yang meminta korban nyawa para pekerja, Rudi menyatakan bahwa dalam setiap SOP operasional baik di internal PHR maupun terhadap perusahaan rekanan (sub kontraktor) PHR senantiasa mengupayakan keselamatan kerja dan akan terus menjadikannya prioritas utama dalam operasi di WK Rokan.
“PHR senantiasa mengupayakan keselamatan kerja dan akan terus menjadikannya prioritas utama dalam operasi di WK Rokan,”pungkas Rudi.(Mel/Rtc)











