Jagariau – KUANSING – Meski ditargetkan usai Idul Fitri lalu pengoperasian alat cuci darah dioperasikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan, namun target tersebut hanya tampak isapan jempol belaka. Akibatnya, masyarakat di Kabupaten tersebut harus rela jauh ke Pekanbaru dan merogoh kocek dalam dalam mendapatkan layanan cuci darah.
Akhirnya, keluhan demi keluhan pun terlontar dan berharap Pemerintah daerah segera mewujudkan target pengoperasian alat cuci darah itu guna mengurangi beban masyarakat.
“Tiap minggu kami harus bolak balik Teluk Kuantan – Pekanbaru hanya untuk menjalani cuci darah. Kadang pakai kenderaan sendiri, terkadang memumpang travel,”ungkap Doni, salah seorang masyarakat.
Hal tersebut juga dirasakan masyarakat lainnya.”Bayangkan kesulitan yang pasien hadapi. Apalagi pas mau ke Pekanbaru, kondisi tubuh juga sedang tidak fit dan drop,”ujar masyarakat lainnya, Darsih.
“Bagi orang yang berada mungkin bolak balik tidak masalah. Bagi yang tidak mampu berat sekali,”lanjutnya.
Terpisah, Direktur RSUD Teluk Kuantan, dr. Irvan mengatakan pihaknya berjanji akan berupaya semaksimal mungkin mengoperasikan alat tersebut.
“Masih menunggu dari vendor KSO (Kerjasama Operasi) untuk kedatangan alatnya,”jelasnya.(Bil/rtc)











