Jagariau – DURI – Memberikan pengetahuan lebih akan cara kerja, PT Pertamina Hulu Rokan, Rabu (7/12/22) menggelar Sosialisasi Rencana Pengadaan Tanah Tapak Sumur Bekasap dan Pematang Desa Buluh Manis.
Dalam sosialisasi itu, Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy, Kapolsek Mandau, AKP Hairul Hidayat, Danposramil Bathin Solapan, Letda Arh R Sinaga, Manager PHR dan sejumlah staffnya.
Camat Bathin Solapan, M Rusydy dalam sambutannya mengatakan agar PHR dapat menyampaikan materi sosialisasi itu secara detail agar seluruh pihak mengerti.
“Kita berharap pihak PHR dapat memberikan sosialisasi dan edukasi secara jelas dan terperinci terhadap masyarakat yang akan diganti rugi lahannya, dan juga menjelaskan bagaimana konsep sumur yang akan dibuat demi kenyamanan dan keselamatan kedepannya,”pintanya.
Manager PHR, Rohadi mejelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan adalah progres kerja PHR untuk produksi minyak nasional tahun 2023. PHR memiliki target masif dan agresif dalam meningkatkan produksi minyak.
“Dimana untuk informasi operasional PHR keseluruhan sumur minyak sebanyak 400. Hingga saat ini sudah terbuka 383 sumur. Nantinya ada penilaian dimana masing-masing pemilik tanah dan lahan benar-benar transparan karena penilaian tersebut sebagai dasar ganti rugi,”ungkapnya.
Usai sosialisasi, PHR bersama Forkopincam Bathin Solapan segera melakukan Survey agar operasional PHR berdampak positif di tengah-tengah masyarakat.(hen)











