Kamis, Juni 4, 2026
Beranda Riau DURI Dampingi Buya Yahya, Akhyar Mukmin Resmikan Ponpes Al Bahjah, Muara Basung

Dampingi Buya Yahya, Akhyar Mukmin Resmikan Ponpes Al Bahjah, Muara Basung

Jagariau – PINGGIR – Kehormatan besar bagi masyarakat Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Bengkalis dengan kedatangan salah seorang ulama besar dikampungnya, Ustd Yahya Zainul Ma’arif, Kamis (21/07/22) siang.

Kehadiran Buya Yahya itu sekaligus meresmikan Ponpes Al Bahjah di Dusun 3 Sialang Muda. Kedatangan ulama dikenal kental dengan kharismatiknya itu juga merupakan pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah (LPD) Ponpes Al-Bahjah, Cirebon, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Buya Yahya mengaku bangga dengan hadirnya Ponpes Al Bahjah yang berdiri megah di antara kehidupan sederhana masyarakat Sakai di Desa Muara Basung. Buya pun memboyong guru dan santri dari Ponpes Al Bahjah Cirebon untuk melihat perkembangan Ponpes Al Bahjah yang mulai menerima santri baru.

Hadirnya ulama kharismatik yang juga ngetop didunia maya itu, Kepala desa (Kades) Muara Basung, Akhyar Mukmin mengaku terharu dan tak dapat berkata kata selain mengucap Ahlan Wa Sahlan untuk Buya dan rombongan.

“Kedatangan Buya merupakan keberkahan, kebanggaan dan kemulian bagi kami. Ulama besar yang kami muliakan dan kedatangannya ditunggu-tunggu, ternyata bisa hadir bersama kami disini. Kami sungguh merasa mendapat keberkahan,”ujarnya.

Akhyar pun memaparkan histori Ponpes Al Bahjah Muara Basung yang sebelumnya dijadikan Posko TMMD 113 Kodim 0303 Bengkalis. Menurutnya, banyak halangan dan rintangan untuk berdirinya Ponpes di Muara Basung. Namun, dengan kegigihan para pendiri, Ustad Abdul Kholik selaku Ketua Ponpes, tokoh agama dan masyarakat akhirnya ponpes yang dibangun swadaya itu bisa menerima santri perdananya.

“Desa Muara Basung ini dulu historinya punya orang Sakai. Sakai itu dulu suku asli yang menganut paham animisme. Mereka belum mengenal islam. Namun setelah masuknya kakek kami Syekh H. M. Yusuf, beliau perlahan-lahan memberikan pemahaman islam. Beliaulah yang berperan besar mengislamkan masyarakat Sakai,”paparnya.

Dikatakan Akhyar, Kini masyarakat Sakai terus bergerak maju. Salah satunya dengan keberadaan Ponpes Al Bahjah di tengah perkampungan mereka yang belum banyak diketahui orang banyak.

“Mudah-mudahan Ponpes ini makin banyak santrinya. Biaya masuk Ponpes ini cukup murah. Makan dan minum santri pun gratis di sini,”tambahnya.

Mendengar histori itu, Ustad Yahya mengaku bangga dengan semangat masyarakat Sakai Muara Basung yang membangun Ponpes Al Bahjah ditengah perkampungannya. Buya meyakini dengan samangat dan tekad bersama masyarakat, Ponpes Al Bahjah Muara Basung akan maju kedepannya.

“Mudah-mudahan Ponpes ini bisa maju seperti Ponpes Al Bahjah lainnya. Untuk itu mari berinfak dijalan Allah. Perjuangkan agama Allah. Bantu Ponpes Al Bahjah Muara Basung ini,”ajak Buya.

Ditambahkan Buya, Ponpes Al Bahjah Cirebon sebagai Ponpes pusat tidak memberikan bantuan kepada cabang Ponpes Al Bahjah yang ada di beberapa daerah, begitu juga Ponpes Al Bahjah Muara Basung. Ponpes Al Bahjah Muara Basung diberi kewenangan untuk menghidupi Ponpesnya sendiri.”Hiduplah Ponpes ini dengan infak sedekah dari Hamba Allah,”sembari bergerak bersama mengunjungi Makam sesepuh kampung, Syekh H. M. Yusuf.(hen/rls)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments