Kamis, Juni 4, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Polisi Amankan Penadah Hasil Curian Tower PLN

Polisi Amankan Penadah Hasil Curian Tower PLN

Jagariau – PEKANBARU – Ambruknya dua tower sutet milik Perusahaan Milik Negara (PLN) di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siang Hulu, Kampar pekan lalu hingga berakibat padamnya aliran listrik disejumlah wilayah di Riau, akhirnya menemui babak baru

Ambruknya dua tower ini buntut dari hilangnya besi penyangga yang dicuri orang tak bertanggung jawab. Kini pelaku tengah diburu pihak kepolisian.

Kendati pelaku masih diburu, pihak Polsek Siak Hulu saat ini telah mengamankan seseorang berinisial MA yang menjadi penadah hasil curian tersebut. Pria 28 tahun itu diamankan usai pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Kapolsek Siak Hulu, Kompol Rusyandi Zuhri Siregar membenarkan diamankannya MA yang diduga sebagai penadah. MA membeli besi dari pelaku sebesar 30 Kilogram. “MA beli besi itu seharga Rp150 ribu,” terangnya.

Dari tangan MA, Polisi menyita 16 batang besi yang dikatakan MA dijual oleh dua orang. Ia mengaku tidak mengenali kedua orang tersebut. Tanpa ragu, pria yang berdomisili di Desa Kubang ini menerima besi yang dijual para pelaku. MA sendiri di jerat dengan Pasal 363 Jo Pasal 480 KUH Pidana.

Diketahui, usai kejadian, PLN gerak cepat mengatasi tower yang roboh tersebut. Ada dua Tower PLN yang roboh, diantaranya tower 69, dan 70 Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Section Garuda Sakti – Pasir Putih.

Robohnya tower tersebut terjadi pada Sabtu (2/7/22) sekira pukul 16.13 WIB ini menyebabkan hilangnya beban pembangkit sekitar 70 MW dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Balai Pungut Unit 1-7 (trip). Hingga berdampak pada sistem kelistrikan Pekanbaru mengalami open looping, namun tidak menyebabkan padamnya konsumen.

“Langkah awal yang ditempuh PLN untuk mengatasi permasalahan tower tersebut segera memasang tower darurat sebanyak dua tower agar dapat segera mengalirkan energi listrik ke sub sistem kelistrikan Provinsi Riau,”ujar Manajer PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru, Aris Sofian Hidayat.

Ahad (03/07/22) lalu, proses pendirian tower darurat sudah mencapai sekitar 100 persen.”Kami menargetkan Insya Allah tower darurat beroperasi sebelum Hari Raya Idul Adha mendatang,”janjinya.

Lokasi tower yang berada di area rawa-rawa juga sedikit menjadi kendala bagi tim recovery dalam mobilisasi material dan peralatan.”Diharapkan selama proses recovery berlangsung cuaca disekitar lokasi cerah sehingga recovery berjalan lancar dan cepat diatasi,”tambahnya.

Pada pemasangan tower darurat tersebut, PLN UPT Pekanbaru menurunkan sejumlah tim teknis dibantu juga oleh Tim dari berbagai Unit Pelaksana PLN yang tersebar di Sumatera.

Sebelumnya, PLN telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siak Hulu dan petugas Polsek telah melakukan penyelidikan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Proses pencarian pelaku terus dilakukan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Selain itu, saat proses recovery berlangsung, PLN juga bersinergi dengan aparat dari TNI dalam mengamankan areal kejadian tower roboh tersebut. Petugas TNI telah hadir sejak hari pertama kejadian sampai dengan berita ini diturunkan. Aparat TNI juga ikut bahu membahu membantu petugas PLN dalam mobilisasi peralatan dan material menuju lokasi kejadian.

PLN juga meminta warga yang sehari hari beraktivitas di sekitar area robohnya tower agar berhati hati karena dimungkinkan selama proses recovery, ada material atau peralatan yang bisa berpotensi menjadi ancaman keselamatan bagi mereka. Selain itu, PLN mohon doa dan kerjasama dari masyarakat sekitar untuk dapat menjaga aset negara dan segera melaporkan kepada petugas PLN apabila ada aktivitas yang mencurigakan di sekitar tower PLN demi kenyamanan dalam menikmati listrik bagi semua pelanggan.(hen)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments