Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau PEKANBARU 5.764 Kasus Kamtibmas Terjadi di Riau Sepanjang Tahun 2023, Bengkalis Urutan Keempat

5.764 Kasus Kamtibmas Terjadi di Riau Sepanjang Tahun 2023, Bengkalis Urutan Keempat

Jagariau – PEKANBARU – Sepanjang tahun 2023, terjadi 5.764 kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Riau. Angka itu menurun 243 kasus atau 3,9 persen dibanding tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi wakilnya, Brigjen Pol K Rahmadi, saat release akhir tahun 2023 di Ruang Tribrata Mapolda Riau, Sabtu (30/12/23). Hadir pejabat utama Polda Riau, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

“Gangguan kamtibmas selama 2023 sebanyak 5.764 kasus dengan penyelesaian 4.934 kasus atau 85,60 persen. Bila dibanding dengan 2022, jumlah itu turun 234 kasus atau 3,9 persen,”ujarnya.

Dikatakan Kapolda, kasus terbanyak adalah narkotika sebanyak 1.889 kasus. Jumlah kasus ini seimbang dengan jumlah tersangka yang ditangkap Polda Riau dan jajaran.

“Memang narkotika paling banyak. Ini pekerjaan rumah kita semua. Ribuan kasus ini simetris dengan jumlah tersangka yang ada di lapas se-Riau,”ungkapnya.

Kasus terbanyak kedua adalah pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 1.269 kasus. Disusul pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 415 kasus.

Selanjutnya kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan, judi 84 kasus, penganiayaan berat 56 kasus, dan pembunuhan 28 kasus.

Dari berbagai variasi jumlah kasus tersebut, Kapolda menyimpulka paling banyak terjadi pada lima Kabupaten dan Kota di Riau.”Daerah paling rawan adalah Pekanbaru sebanyak 1.324 kasus,”paparnya.

Iqbal menilai, tingginya gangguan kamtibmas di Kota Pekanbaru karena merupakan Kota Metropolitan.”Kota metropolitan. Paling banyak penduduk, dan pusat ekonomi,”tutur mantan Kadiv Humas Polri ini.

Daerah terawan kedua adalah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan 840 kasus. Lalu Kabupaten Kampar 643 kasus, Bengkalis 634 kasus dan Rokan Hilir (Rohil) 563 kasus.

“Ini lima kabupaten dan kota terawan di Provinsi Riau pada tahun 2023. Tentunya ada treatment atau perlakuan khusus untuk mengatasinya di tahun 2024,”pungkasnya.(Nov/Ckp)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments