Jagariau – PEKANBARU – Musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi disejumlah daerah tampak kembali terulang. Hal tersebut diperparah dengan asap kiriman yang terjadi disejumlah Provinsi Tetangga seperti Sumatera Selatan dan Jambi.
Hal itu dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edy Afrizal jika arah angin bertiup menuju Riau dan diduga menjadi semakin berasapnya udara di Riau.
Namun, apa yang diungkapkan Kepala BPBD itu berbeda dengan Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Kamis (5/10/23) usai upacara HUT ke 78 TNI yang menyatakan, kondisi saat ini yang terjadi di Riau bukanlah asap. Tapi kabut.
“Ini sebenernya bukan asap, tapi kabut,”ujar Syamsuar.
Mantan Bupati Siak ini juga mengatakan indeks pencemaran udara masih pada kategori baik. Sehingga dirinya belum merasa perlu membuat kebijakan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau menggunakan masker.
“Sekarang masih baik, jadi tak usah pakai. Kalau ada perubahan (tidak sehat) baru menyesuaikan. Kalau masih bagus, untuk apa kita pakai,”ucap Syamsuar.
Begitu juga untuk anak anak sekolah di Riau. Menurut Syamsuar, kecuali jika memang sudah buruk, baru akan ada kebijakan memakai masker.
“Katakanlah kalau memang asapnya banyak, mungkin ada kebijakan lanjutan,”ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol sudah mengintruksikan kepada seluruh Kepala Sekolah di Riau agar menghimbau siswanya menggunakan masker. Khususnya sekolah yang didaerahnya dilanda kabut asap seperti yang terjadi di Pekanbaru.
“Bagi sekolah yang di daerahnya terjadi kabut asap, agar menghimbau siswanya menggunakan masker,”tegas Kamsol, Selasa (3/10/23) lalu.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya dampak buruk bagi kesehatan siswa akibat udara yang tidak sehat. Sebab, beberapa hari ini udara di Pekanbaru sudah berada pada level tidak sehat.
“Orang tua siswa juga harus mengawasi anak anaknya. Sepulang dari sekolah kalau bisa kurangi aktivitas diluar rumah, karena udara di Pekanbaru sedang tidak sehat,”ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada siswa agar banyak minum air putih dan mengkonsumsi vitamin.”Bawa minum ke sekolah, usahan banyak minum air putih,”himbaunya.(Nov/Ckp)











