Jagariau – SIAK – Kerja keras tim gabungan penyelamat akhirnya membuahkan hasil. Lebih kurang 24 jam dikabarkan tenggelam, dua pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Siak, Yoga (18) dan Dehan (17) akhirnya ditemukan tak bernyawa tidak jauh dari lokasi tenggelamnya korban, Jumat (20/5/22).
Jasad Dahen yang pertama ditemukan sekitar pukul edua jasad korban 13.30 WIB, ditemukan lebih kurang lima meter dari lokasi akhir, sekitar pukul 14.00 WIB dan disusul jasad Yoga yang ditemukan berdampingan oleh penyelam dari maayarakat secara tradisional sekitar 10 meter dari permukaan air sungai.
“Kami melakukan pencarian underwater untuk mencari keberadaan korban. Syukur, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polair Polres Siak, BPBD Siak, Dishub, Dinas Sosial dan dari masyarakat. Kondisi keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,”ujar Kepala Operasi Basarnas Provinsi Riau, Jecki Chan.
Dikatakan Jecki, kondisi keduanya saat ditemukan dalam kondisi utuh dan selama pencarian, kendala yang ditumukan selain arus sungai yang kencang juga terdapat palung.”Anggota kita hanya bisa melakukan penyelaman sedalam hanya dua belas meter, kami mendeteksi ada palung di dasar sungai ini, kemudian arus sungai dibawah juga sangat kencang,”tambah Jecki.
Usai ditemukan, kedua jasad korbam langsung dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Siak guna dilakukan visum.
Kepala Satuan Polair Polres Siak, AKP Togar Silalahi membenarkan kejadian tersebut. Berawal dari salah seorang korban berenang ke dermaga 1 pelabuhan Lasdap, Siak menuju pelabuhan sebelahnya dengan jarak 30 meter.”Sampai di tengah, satu korban ini mau tenggelam, melihat kejadian itu, korban satu lagi mencoba untuk menyelamatkan, naasnya keduanya ikut tenggelam,”terang Silalahi.
Dikatakan Kapolsek, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak berenang di Sungai Siak, karena arus sungai sangat kencang dan membahayakan.(Hen)












