Jagariau – DURI – Kota Duri tampak jauh dari kata bersih dan sehat sejak beberapa bulan terakhir. Tumpukan sampah rumah tangga kian tak terkendali pada waktu tertentu.
Seperti pada Kamis (20/7/23) malam, tumpukan sampah tak terbendung dijantung Kota Duri, Jalan Jendral Sudirman. Hal tersebut semakin diperparah akan ulah pencari pakan ternak yang sengaja mengacak acak tumpukan sampah hingga berserakan dan menimbulkan bau tidak sedap disejumlah titik rawan.
Titik rawan sampah itu diantaranya tersebar di U – Turn Star seberang Star Ponsel, hingga U – Turn depan Masjid Jami’ dan disepanjang Jalan Jendral Sudirman melewati Pasar Mandau Raya hingga mengarah ke Simpang Pokok Jengkol.
“Tolonglah kami Pak, jika terus menerus dibiarkan seperti ini tanpa ada tindakan tegas, panyakit yang datang. Lagian median jalan bukan tempat pembuangan sampah,”keluh salah seorang warga, Firman yang mengaku terus menerus diteror bau sampah menyengat dan pemandangan tumpukan sampah.
Menurut Firman, pemandangan tak lazim itu sudah terjadi beberapa bulan belakangan sejak bak sampah yang ada didepan Pasar Mandau Raya dipindah.
“Dimana hati nurani kita semua. Buang sampah kok ditengah jalan, seperti tidak ada tempat lain. Mari kita saling mengingatkan satu sama lain jika tidak ingin julukan Kota ini berubah,”ungkapnya.
Meski regu pengangkut limbah rumah tangga dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Persampahan Kecamatan Mandau, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis terus berjibaku membersihkan tumpukan sampah tersebut, namun pemandangan ruwet itu terus terjadi. Permasalahan itupun terus menjadi perbincangan hangat dan keluhan masyarakat sekitar. Siapa yang harus bertanggung jawab?.(Bil)











