Sabtu, April 18, 2026
Beranda JAKARTA Curhat ke Tito Karnavian, Bupati Meranti Adukan Pembagian DBH Riau

Curhat ke Tito Karnavian, Bupati Meranti Adukan Pembagian DBH Riau

Jagariau – JAKARTA – Menjawab tudingan berbagai pihak akan hubungan Bupati Meranti, Muhammad Adil dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian pasca bolosnya Bupati Kepulauan Meranti dalam Rakor beberapa waktu lalu, Rabu (23/11/22), keduanya tampak bertemu dan berbincang hangat layaknya keluarga.

Bertempat di Kediaman Dinas Mendagri, di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Muhammad Adil tampak curhat terkait Riau dan Meranti.

Salah satu tema perbincangan alasan bolos Adil dalam Rakor yang dihadiri mantan Anggota DPRD Riau itu. Minimnya alokasi anggaran dari Pemprov Riau untuk percepatan pembangunan di Meranti. Padahal Kabupaten tersebut merupakan yang termiskin dan terluar, semestinya mendapat perhatian lebih.

Selain itu, Adil juga mengeluhkan pembagian transfer Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk Meranti yang dinilai tidak sesuai dengan perhitungan. Produksi Minyak Bumi Meranti meningkat ditambah harga minyak dunia juga naik, akan tetapi, DBH yang diterima jauh dari harapan.

“Kalau hitungan kami, DBH itu harusnya Rp 220 Milliar tapi dari Peraturan Menteri Keuangan hanya Rp 115 Milliar,”ungkapnya.

“Sedangkan kami sangat butuh anggaran yang lebih, Meranti itu penghasil minyak tapi termiskin di Riau,”keluh Adil.

Adil juga meminta maaf jika kedatangannya tersebut tidak sesuai pada tempatnya. Namun ia merasa hal itu perlu dilakukan agar Mendagri sebagai “Bapak” bagi Pemerintah daerah bisa mengetahui kondisi Kabupaten yang dipimpinnya.

“Saya juga berharap bisa bertemu dengan Bapak Presiden untuk menyampaikan langsung kondisi di Meranti,”ungkapnya.

Menjawab hal tersebut, Tito meminta Pemkab Meranti menyiapkan surat resmi dilengkapi dengan perhitungan dan rincian terkait jumlah produksi dan DBH yang didapat oleh daerah.

“Buatkan surat resmi kepada saya mengenai DBH ini, beserta hitung-hitungannya. Tembuskan ke Menteri Keuangan. Saya nanti mau bawa ke Menteri Keuangan. Karena banyak daerah lain juga yang komplain DBH-nya tidak sesuai dengan hitung-hitungannya,”ujar Tito.

Tito mengaku prihatin dengan daerah-daerah penghasil minyak namun tidak mendapatkan kucuran anggaran yang sesuai.”Harusnya kan anggaran daerah penghasil ini bisa digunakan untuk rakyatnya agar sejahtera,”tudingnya.

Mantan Kapolri itu juga mengaku tidak keberatan dengan kedatangan Bupati Kepulauan Meranti tersebut.”Tidak apa-apa. Saya terima di kediaman saya agar lebih nyaman dan akrab. Kami senang, Kemendagri itu sebagai Bapak, bagaimana bisa mengakomodir mencari solusi,”jawab Purnawirawan Jenderal Polisi itu.

Dalam pertemuan itu, Adil juga sempat menunaikan ibadah Sholat Maghrib berjamaah bersama Mendagri.(Bil)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments