Jagariau – BENGKALIS – Kolaborasi apik antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis dan Bareskrim Polri dalam memutus mata rantai peredaran Narkotika di Kabupaten Bengkalis yang dikendalikan dari lingkungan Lapas akhirnya berbuah manis.
Dengan komunikasi baik yang terjalin, akhirnya pada Ahad (5/7/26), seorang kurir darat bernama Muhammad Syahril beserta puluhan Kilogram Shabu sukses dibekuk.
Obat perusak syaraf asal Negeri Jiran, Malaysia itu direncanakan akan diselundupkan melalui jalur darat menuju ke wilayah Pelalawan dengan upah gendong yang dijanjikan sebesar Rp 110 juta.
Dalam operasi yang dijalankan dua instansi itu menguak kordinator penyelundupan itu berasal dari lingkungan Lapas oleh Narapidana berinisial SAF alias OMO.
Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono menegaskan, keberhasilan pengungkapan itu merupakan bukti nyata penguatan sistem pengawasan dan keamanan yang terus diperbaiki. “Kerja sama dengan Polri adalah komitmen kami untuk memutus segala akses yang berusaha merusak ketertiban di dalam maupun luar lingkungan Lapas. Kami tidak akan pernah memberi ruang bagi pelanggaran. Siapa pun yang kedapatan dan terbukti bersalah, akan kami usut tuntas dan kami proses secara tegas sesuai hukum yang berlaku,”ujarnya.*











