Jagariau – DURI – Rabu (3/8/22) pagi, kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Pemuda Peduli Sampah resmi dimulai. Mengambil tempat dihalaman Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Persampahan Kecamatan Mandau, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis dibuka Camat Mandau, diwakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Faisal.
Masuk dalam salah satu program unggulan Bupati Bengkalis, pelatihan itu juga tampak dihadiri Lurah Air Jamban, Rahmadhani S.STP dan Kepala UPT Persampahan, Syafrudin.
Dari jalannya kegiatan itu, seratusan peserta tampak antusias mendengarkan pemaparan dari narasumber berasal dari pengelola Bank Sampah, Kelurahan Pematang Pudu.
Dalam sambutannya, Lurah Air Jamban, Rahmadhani mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan realisasi program unggulan Bupati Bengkalis guna memberdayakan pemuda pemudi menuju masyarakat Bermarwah Maju dan sejahtera (Bermasa). Melalui pelatihan ini, para pemuda diharapkan dapat berkreasi menjadikan sampah salah satu sumber ekonomi.
“Kepada seluruh peserta diharapkan dapat mengikutinya dengan tekun, sehingga dapat direalisasikan dilingkungan masing masing guna menambah sumber ekonomi keluarga,”harapnya.

Kepala UPT Persampahan, Syafrudin saat didaulat menyampaikan arahan mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang ditaja Kelurahan Air Jamban.”Melalui kegiatan ini, para pemuda dapat peduli dengan sampah dan menjadikan sampah sebagai sumber ekonomi dengan membentuk bank sampah nantinya. Kedepannya kami hanya melakukan pengangkutan sampah yang sudah tidak bernilai lagi usai disortir,”terangnya.
Dalam kesempatan, itu Babinsa dan Babhinkamtibmas juga memberi motivasi kepada peserta karena persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama.
Kasi PMD, Faisal menyampaikan persoalan sampah merupakan persoalan nasional yang membutuhkan peran serta dari semua pihak.”Salah satunya melibatkan pemuda dengan menjadikan sampah menjadi nilai ekonomi dan dapat membantu kebutuhan hidup keluarga sehari hari. Alhamdulillah, melalui program unggulan Bupati persoalan sampah tidak lagi menjadi beban masyarakat akan tetapi dapat menjadi nilai ekonomi guna mensejahterakan masyarakat,”harapnya.(hen)











