Sabtu, Mei 2, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Dari Jaringan Internasional, 6,1 Kilogram Shabu dan 970 Butir Ekstasi Dimusnahkan BNN...

Dari Jaringan Internasional, 6,1 Kilogram Shabu dan 970 Butir Ekstasi Dimusnahkan BNN Riau

Jagariau – PEKANBARU – Selasa (7/10/25), Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau memusnahkan 6.129.45 Gram Shabu dan 970 butir Pil Ekstasi, Narkotika itu diamankan dari empat tersangka berinisial RA, MR, ZA dan FA.

Pemusnahan dipimpin Kepala BNN Riau, Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung, bersama Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Didie Tri Haryadi, dan pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

Shabu dan ekstasi itu dimusnahkan dengan mobil incinerator yang memiliki panas tinggi. Barang bukti tersebut merupakan hasil tangkapan pada periode Agustus hingga September 2025.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Riau, Kombes Pol Charles Panuju Sinaga mengatakan, barang bukti yang diamankan merupakan hasil kerja keras petugas dalam lima kasus berbeda.

Dari hasil penyelidikan, diketahui barang haram itu dikendalikan seorang narapidana berinisial DI yang tengah mendekam di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, DI mengirim shabu dan pil ekstasi melalui perantara kepada tersangka FA di sekitar Stadion Teladan, Kota Medan, dengan imbalan sebesar Rp 10 juta.

“Empat pelaku ini diamankan dari sejumlah pengungkapan, Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Kemudian dua lokasi di Dumai dan terakhir di Bengkalis,”jelas Charles.

Empat pelaku yang diamankan berperan sebagai kurir.”Mereka diupah sebesar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta,”ujar Charles.

Charles mengatakan, para pelaku merupakan jaringan dari Malaysia.”Ada jaringan dari Malaysia masuk melalui Dumai. Kita kembangkan lagi ke mana saja narkotika ini diedarkan,”ungkapnya.

Ditambahkan Charles, seluruh barang bukti yang dimusnahkan telah mendapatkan ketetapan dari kejaksaan.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments