Rabu, Juni 3, 2026
Beranda Riau BENGKALIS Hadiri Pengukuhan PGRI Bengkalis Periode 2025 - 2030, Ini Permintaan Kasmarni

Hadiri Pengukuhan PGRI Bengkalis Periode 2025 – 2030, Ini Permintaan Kasmarni

Jagariau – BENGKALIS – Bupati Bengkalis, Senin (25/8/25) berkesempatan menghadiri pengukuhan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkalis Masa Bhakti XXIII (2025 – 2030) di Gedung Cik Puan, Bengkalis.

Kedatangan orang nomor satu di Negeri berjuluk Sri Junjungan Bengkalis itu tampak disambut hangat dengan tabuhan kompang dan tari persembahan dari siswa SMAN 1 Bengkalis.

Selain suguhan kesenian itu, Ketua PGRI Riau melalui sekretarisnya, Zulfikar tampak membacakan susunan pengurus PGRI Bengkalis yang dinahkodai Peppi Sumanti.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis, Kasmarni menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan jajaran pengurus PGRI yang baru dilantik. Pihaknya berharap, pelantikan itu tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan titik awal untuk mengemban amanah, membangun sinergi, dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

“Kami berharap PGRI mampu menjadi motor penggerak inspiratif bagi seluruh tenaga pendidik, dari kota hingga daerah 3T. PGRI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi wadah perjuangan dalam menjaga martabat guru dan memperjuangkan aspirasi mereka,”ungkapnya.

Kasmarni juga mengapresiasi pengurus PGRI masa bhakti sebelumnya (2020 – 2025) yang telah banyak berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan dan menjadi mitra strategis Pemerintah daerah dan berharap PGRI dapat menjadi penggerak perubahan, tidak hanya dibidang pendidikan, tapi juga dalam membangun karakter Kebangsaan dan persatuan ditengah keberagaman, serta penggerak perubahan dalam pola pikir guru yang lebih maju, agar bisa bersaing ditengah arus digitalisasi dan industrialisasi saat ini.

Kasmarni juga menyinggung sejumlah tantangan pendidikan di Kabupaten Bengkalis yang memerlukan perhatian serius, seperti masih adanya sekitar 155 guru yang belum diangkat menjadi PPPK, meskipun sejak 2019 hingga 2023 sebanyak 2.601 guru telah diangkat. Kualitas guru yang masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemahaman Kurikulum Merdeka dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Menurunnya jumlah siswa disejumlah sekolah negeri karena orang tua lebih memilih sekolah swasta.

“Kami optimis, melalui kebersamaan dan komitmen, kita dapat menjawab setiap tantangan. PGRI harus mendukung program pendidikan Daerah agar manfaatnya benar benar dirasakan oleh guru dan dunia pendidikan,”harapnya.

Sebagai wujud kolaborasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatanganan MoA dan MoE PGRI Bengkalis dan Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning dan Ketua Prodi Magister Pedagogy Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning yang disaksikan langsung Bupati Bengkalis, Kasmarni.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Bengkalis, Zamzami, Bobi Kurniawan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bengkalis, Andris Wasono, Dandim Bengkalis diwakili Danramil 01/Bengkalis, Kapten Arm Yogi Sudarso, Kejari Bengkalis diwakili Staf Bidang Intelijen Kejaksaan Bengkalis, Sandy Ersa Arasid, Danposal Bengkalis diwakili Danposal Muntai, Peltu Mes Iwan Setiawan, Ketua Pengadilan Agama diwakili Wakil Sekretaris, Sartunis, Kepala Kantor Kemenag Bengkalis, Khaidir, Para Kepala Instansi Vertikal di Kabupaten Bengkalis, Ketua Magister Pedagody Universitas Lancang Kuning Marwa, Ketua PGRI Provinsi Riau, Dr Adolf Bastian, Sekretaris PGRI Provinsi Riau, kepala OPD dilingkungan Pemkab Bengkalis, Pejabat Administrator, Pengawas, Fungsional dan Staf dilingkungan Pemkab Bengkalis, Camat se Kabupaten Bengkalis, Korwilcam se Kabupaten Bengkalis, Pengurus PGRI dan Kepala Sekolah SD, SMP, SMA Se Kabupaten Bengkalis, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh wanita serta Organisasi masyarakat di Kabupaten Bengkalis.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments