Jagariau – DURI – Usai diberitakan menjadi sumber Maksiat di Kota Duri, Sabtu (2/8/25) lalu, manajemen Homestay Ten Pool yang beralamat di Jalan Desa Harapan, Kota Duri, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis buru buru memosting upaya pemerasan yang dilakukan oknum yang memanfaatkan salah satu link berita media online dengan narasi postingan, “Bukti dugaan upaya pemerasan oleh oknum yang ditujukan kepada Manajemen HomeStay Ten Pool” dilanjutkan dengan bukti chatingan meminta jatah bulanan.
Terang saja dugaan mengarah kepada oknum wartawan meski tidak menyeret nama oknum kuli tinta, dikarenakan rentetan kejadian itu kebetulan tak berselang lama akan viralnya tempat kumpul kupu malam tersebut menjajakan jasanya.
Menanggapi postingan Media Sosial (Medsos) Instagram Homestay TenPool itu, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD – IWO) Bengkalis, Sahdan Lubis menyayangkan dan mengutuk keras ulah oknum yang menjual link berita salah satu media online lokal di Kota penghasil minyak bumi itu.
“Sangat kita sayangkan kemunculan postingan itu pasca pemberitaan kawan kawan media dan kepada pengusaha agar langsung saja menunjuk hidung dan tidak asal tuduh dengan cara mengambang, karena ini sudah menyangkut profesi,”ujarnya.
Dikatakan Sahdan yang akrab disapa Sahlub ini meminta kepada Pemerintah agar segera turun tangan agar tidak dikatakan membuat keresahan ke masyarakat yang semakin meluas. Apalagi konon kabarnya perizinan yang dimiliki TenPool yang dahulunya sebagai tempat permainan ketangkasan Billyard itu hanya sebatas ‘Pondok Wisata’.
“Agar permasalahan ini tidak berlarut-larut larut, kita tunggu aksi pihak terkait dilapangan. Sekali lagi kita minta agar pengusaha gentlemen dan bijak dalam bermedsos,”ucapnya mengingatkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Camat Mandau melalui Kasi Trantib, Muhammad Nurizan, saat dikonfirmasi mengaku berterimakasih dengan informasi dalam bentuk pemberitaan disejumlah media online. Pihaknya berjanji akan segera turun kelapangan.*











