Jagariau – PEKANBARU – Diduga akibat ulah nakal institusi Polri dengan meminta bayaran dengan dalih keamanan pertandingan, media sosial (medsos) Instagram di Pekanbaru dengan akun @pspsriau menghebohkan jagad Maya dengan postingan Polresta Pekanbaru meminta uang hingga Rp 40 Juta.
Postingan itu muncul ditengah laga antara PSPS Riau dan Kelantan FC asal Malaysia di Standion Utama Riau. Spontan saja postingan itu dibanjiri tanggapan dari masyarakat. Dalam 2 jam, postingan itu telah disukai oleh 2.177 pengguna. Bahkan juga dikomentari sedikitnya 468 orang.
Seperti dilihat jagariau.com, postingan itu berisi ; Hari ini 12 Juli 2022, jam 12.30 WIB pihak Polresta Pekanbaru memanggil perwakilan Manejement PSPS Riau untuk datang ke kantor Polresta Pekanbaru. Pemanggilan terkait keamanan pertandingan.
Mereka mendesak agar PSPS Riau FC membayarkan biaya sebesar Rp 40 juta. Kami menyesalkan mengapa pihak Polresta tidak memberikan informasi ini lebih awal.
Pihak PSPS Riau FC telah mengantongi surat izin keramaian dari Polresta yang ditandatangani pada 8 Juli 2022 oleh Kapolresta Pekanbaru. Atas hal tersebut, kami menagement PSPS Riau FC menyatakan keberatan karena hal ini tidak berdasar.
Besar kemungkinan pertandingan tidak dapat dilaksanakan. Kami berharap semua masyarakat dan fans dari PSPS Riau bersabar.
TTD. Tim Koordinator
Menanggapi postingan yang viral itu, Kasat Reskrim Kompol Andrie Setiawan mengatakan pihaknya tidak ada melakukan hal yang dituduhkan dalam postingan tersebut. “Tidak ada seperti yang disebut dalam tulisan tersebut. Mereka baru menjelaskan kegiatan pertandingan tadi pagi di Polresta kepada Kabagops. Itupun setelah dipanggil Kabagops baru datang ke Polresta,”ujarnya.
“Semestinya sesuai ketentuan dalam surat izin nya 7 x 24 jam sebelum pertandingan telah menjelaskan rencana kegiatan pertandingan tersebut, sehingga Polresta tidak terkesan didadak untuk kesiapan pengamanan,”jelasnya(hen)











