Jagariau – DURI – Jalan Lintas Nasional yang semestinya bebas dari pungutan apapun, ternyata tak berlaku dilintas Duri – Dumai, Kilometer 9, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis. Kondisi Jalan rusak beberapa meter dimanfaatkan orang tak dikenal (OTK) sebagai ajang mencari rezeki dadakan dengan modus mengatur jalan hingga penimbunan badan jalan.
Lambannya respon Pemerintah Provinsi Riau dan lemahnya pengawasan dari pihak terkait dimanfaatkan sejumlah OTK untuk mengais rezeki dari pengendara yang melintas.
Terang saja, aksi itu tak dapat ditolerir dan telah masuk dalam kategori ‘Pungutan Liar (Pungli)’ dan tak mendapatkan perhatian serius.
Berbekal karton digunakan sebagai alat penamping pundi pundi rupiah, sejumlah pria itu tampak dengan gagah beraninya memberi kode kepada pengendara yang melintas.
Meski belum dilaporkan secara resmi masyarakat ke pihak berwajib, namun aksi itu dianggap telah mencoreng wajah Kabupaten Bengkalis.
Meski telah berusia 79 tahun, Bhayangkara sebagai korps dianggap telah melebihi batas usia dewasa dan diharapkan dapat mengayomi masyarakat, khusus di Kabupaten berjuluk Sri Junjungan.
Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan saat dikonfirmasi sesuai peringatan HUT Bhayangkara ke – 79 yang dipusatkan Halaman Kantor Camat Mandau, Selasa (1/7/25) pagi berharap dukungan dari masyarakat dalam memelihara Kamtibmas tetap terjaga dengan baik khusus di usai 79 tahun.
“Dukung kami agar Kamtibmas tetap terjaga. Apalagi diusia yang tidak muda lagi, namun dapat dikatakan matang,”pintanya mengakhiri.*











