Jagariau – BENGKALIS – Perihal tunda bayar lagi lagi menjadi momok di Kabupaten Bengkalis terutama pada instansi di Negeri berjuluk Sri Junjungan hingga viral dilaman Media Sosial (Medsos) Facebook Grup Info Bengkalis.
Dalam unggahan dengan akun peserta Anonim yang diduga perangkat pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis itu mengeluhkan uang piket jaga yang belum dibayarkan sejak Juni 2024.
Berikut petikannya : ‘Tolong kami wahai pihak yg berwenang, bantu kami sebagai karyawan RSUD bengkalis uang piket jaga kami tak di bayarkan dari bulan 6 tahun 2024 sampai saat ini tak di bayarkan dengan alasan tunda bayar, kami berjaga siang malam kalian enak tidur dirumah, di mana letak hati nurani kalian wahai pemimpin rakyat, kami rakyat kecil ni yang sangat membutuhkan.
Itu hak kami, itu milik kami dan itu hasil dari kerja kami mohon di bayarkan, hanya disini kami bisa memberi suara karena kalau secara langsung kami akan kehilangan kerja, kami kerja di pelayanan masyarakat, bagaimana kami melayani masyarakat dengan prima sedangkan hak hak kami lama di bayarkan.
Tolong kepada pihak pihak priksa RSUD bengkalis kami selalu diintimidasi, uang jaga kami pun di potong dari biasanya yang berhaga diatas 15 hari dan sekarang menjadi maksimal 15 hari dengan alasan efisiensi anggaran, kami tau yg di efisiensi anggaran itu sebenarnya bukan hak-hak kami tersebut, sedih kami pak buk tapi kami cuma bisa diam dan diam sampai saat ini karena kami tidak memiliki kerabat pejabat.
Tolong bpk/ibu yg berwenang hak kami di bayarkan dan jangan di potong lagi, kami ada anak, ada istri yang harus di beri makan, bagai mana rasanya jika posisi kami bpk/ibu yang merasakan😥
Dimana letak hati nurani kalian wahai pihak RSUD bengkalis. Mohon maaf jika kami lantang karena kami hanya diaini bisa menyuarakan isi hati kami selama ini. Tolong hak kami di bayarkan’.
Tentu saja unggahan itu dalam sekejab telah mendapat respon yang luar biasa dari nettizen. Pro dan kontra pun tampak menghiasi kolom komentar.
Salah satunya datang dari Msaleh mengatakan, ‘Ape lh bks, rumah sakit aje beso, tpi gaji karyawan tk bebayar.
Komentar menohok juga datang dari Rohul dengan mengatakan, ‘Pihak yg berwenang tolong pandang orang yg bekerja.mereka juga manusia.bukan malaikat.yg TK tau mkan dan minum.tolong di fikir kn dan di laksana kan dgn segera.jgn di tunda teruz.jgn zolim di laknat Allah’
Namun dari ratusan komentar itu, juga ada yang menyatakan, jangan menyalahkan siapa siapa dan mengingatkan kembali jika kondisi itu murni dari keuangan Pemerintah Pusat hingga menyebabkan perihal efisiensi dan berujung pada tunda bayar.
Salah satu nettizen, Boboy Malay mengatakan, ‘Tak salah bupati do
Tak Ado duet nak Bayo nak diapokan.
Miko telan ajolah usah banyak cito’
Lalu Suhendra Setiawan menuliskan, ‘Sabar ya saudaraku, Insya Allah dengan kesabaran kalian menjadi ladang amal yang berlipat ganda. Jangan salahkan pemimpin negeri ini, mereka juga sudah berusaha, namun memang kondisi keuangan yang tidak memungkinkan. Mudah mudahan dapat menyejukkan hati🙏’.
Menanggapi keluhan yang viral itu, Direktur RSUD Bengkalis, Dr Azahari Effendy membenarkan perihal tersebut. Menurutnya, uang jaga piket itu memang belum dibayarkan dikarenakan keterlambatan transfer pusat yang menyebabkan keterbatasan keuangan daerah.
“Iya benar, tunda bayar. Sebelumnya kami juga sudah meminta agar staf dan karyawan bersabar,”ucapnya.*











