Rabu, Mei 13, 2026
Beranda Riau DURI Kebakaran Tewaskan Remaja di Tengganau, Bengkalis, Berikut Penyebabnya

Kebakaran Tewaskan Remaja di Tengganau, Bengkalis, Berikut Penyebabnya

Jagariau – PINGGIR – Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Itulah pribahasa yang tepat ditujukan Siti Naisa (54) yang diketahui mengontrak bangunan milik Tomi Nababan (40). Akibat kebakaran yang menimpa bangunan yang terakhir digunakan Siti untuk berdagang harian dan Bahan Bakar Minyak (BBM), ludes dilalap Sijago merah, Ahad (2/3/25) sekira pukul 17.30 WIB.

Yang menyayat hati, salah seorang dari putra kembar Siti bernama Yoga (14), pelajar ditemukan tewas terpanggang saat bermain Handphone sambil mengisi arusnya. Sementara kembarannya, Yogi berada diruangan terpisah saat api mulai melahap tempat tinggalnya.

Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan melalui Kasatreskrim, AKP Giant Wiatma Jonimandala, Senin (3/3/25) saat dikonfirmasi membenarkan musibah kebakaran dengan menelan seorang korban jiwa itu.

Menurutnya, dari lalainya korban yang merupakan pelajar kelas 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu dengan aksi main Handphone (HP) sambil tiduran mengisi datanya menjadi pemicu terbakarnya bangunan.

Arus listrik yang mengaliri HP korban diduga mengalami arus pendek dan memicu meledaknya stok BBM yang berada disekitar korban hingga menyebabkan malapetaka tersebut.

“Ya, korban ngecas HP sambil bermain. Terjadi korsleting listrik, cas meledak dan api menyambar seluruh bagian ruangan,”jelasnya.

Dikatakan Kasat, pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu waspada dan menghindari hal hal yang dapat memicu terjadinya musibah serupa.

“Hindari hal hal yang dapat memicu terjadinya korsleting listrik. Jika dirasa perlu aman akan listrik, segera hubungi PLN guna mendapatkan perihal aman akan listrik dan hal lain terkait korsleting,”pintanya.

Sepertu diketahui, musibah kebakaran itu menimpa keluarga Siti Naisa yang bermukim di Jalan Lintas Duri – Pekanbaru, RT 05, RW 03, Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Bengkalis pada bangunan semi permanen berukuran 7 x 10 meter.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam kebakaran (Damkar) Kecamatan Pinggir, Zamri Hari saat kejadian berusaha keras menjinakkan api dengan segala daya dan upaya bersama anggotanya dilapangan, namun usaha itu belum maksimal lantaran bangunan yang terbuat sebahagian dari papan hingga semakin mudah dilahap api hingga rata dengan tanah dan menyebabkan seorang remaja tewas terpanggang.

Sontak, kabar duka itu menyebar dan dirasakan seluruh masyarakat Pinggir yang berbondong bondong mengucapkan rasa turut berbelasungkawa yang mendalam.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments