Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Digiring ke Gedung KPK, Risnandar Beri Salam, Indra Pomi Tertunduk Malu

Digiring ke Gedung KPK, Risnandar Beri Salam, Indra Pomi Tertunduk Malu

Jagariau – JAKARTA – Selasa (3/12/24) petang sekira pukul 17.40 WIB, seluruh pihak yang terlibat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pekanbaru, tiba di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.

Mengenakan sweater warna biru hitam dan topi, Penjabat Walikota (Wako) Pekanbaru non aktif, Risnandar Mahiwa tampak digiring memasuki gedung anti rasuah dan diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution dengan mengenakan hoody dan topi serta masker berwarna hitam.

Saat digiring, Risnandar maupun Indra Pomi tampak berjalan tanpa diborgol dan sempat menyapa wartawan dengan salam didepan dada. Namun Indra Pomi tampak sedikitpun memberi reaksi hingga terlihat tertunduk malu.

Akan tetapi ketika keduanya memasuki gedung keramat itu, tak tampak enam orang lainnya yang sebelumnya sama sama diberangkatkan ke Jakarta dari Pekanbaru.

KPK juga belum memberikan penjelasan terkait keberadaan mereka.

OTT ini dilakukan untuk membongkar dugaan korupsi terkait pengeluaran dana bendahara daerah dengan bukti fiktif. Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menjelaskan, KPK telah mengamankan uang tunai lebih dari Rp 1 Milliar sebagai barang bukti.

“Bukti uangnya sementara di atas Rp 1 Milliar. Modusnya pengeluaran tunai dengan bukti fiktif seperti kuitansi alat tulis kantor, tetapi barangnya tidak ada. Ini praktik lama yang ternyata masih dilakukan,”ujarnya.

Selain itu, KPK juga menemukan adanya pungutan liar dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan rumah sakit umum daerah (RSUD).

“Kami mendapati kutipan atau iuran dari kepala dinas serta RSUD. Ini menambah dimensi kasus yang semakin serius,”ungkapnya.

Alexander memastikan, OTT ini merupakan bagian dari penyidikan panjang yang telah direncanakan.

“Ini bukan OTT biasa. Penangkapan dilakukan berdasarkan sprindik yang diterbitkan beberapa bulan lalu,”jelas Alex.

KPK menegaskan, komitmennya untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini demi menciptakan tata kelola keuangan daerah yang lebih bersih.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments