Jagariau – PEKANBARU – Beberapa bulan usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 lalu dengan hasil jauh dari harapan, secara mengejutkan Partai Golkar Provinsi Riau, beredar informasi jika DPP Partai berlambang pohon beringin itu telah mengeluarkan SK pengesahan komposisi personalia DPD I Golkar yang merupakan hasil perubahan ke – 2.
SK nomor : Skep-48/DPP/Golkar/2025 tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sekjend Sarmuji pada 8 Januari 2025.
Dalam SK tersebut, dibunyikan bahwa SK tersebut dikeluarkan memperhatikan surat DPD I Golkar Riau Nomor : 45/DPD/Golkar/R/XII/2024 tanggal 9 Desember tentang permohonan perubahan pengurus DPD Golkar Riau.
Menariknya, berdasarkan salinan SK, tidak ada nama Indra Gunawan Eet sebagai Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Riau. Anggota DPRD Provinsi Riau itu kini digantikan oleh Parisman Ihwan yang merupakan Wakil Ketua DPRD Riau.
Namun untuk Ketua masih dijabat Syamsuar dan Bendahara Nuraini.
Parisman Ikhwan disebut sebut merupakan kandidat kuat maju sebagai Ketua DPD I Golkar Riau menggantikan Syamsuar pada Musda yang akan digelar dalam waktu dekat.
Tak hanya dicopot dari jabatan Sekretais DPD I Golkar Riau, bahkan nama Indra Gunawan Eet sendiri tidak lagi ada dalam jajaran pengurus DPD I di SK perubahan tersebut. Sementara untuk nama nama pengurus lainnya tak banyak mengalami perubahan.
Salah seorang pengurus DPD I yang enggan disebutkan namanya membenarkan jika SK baru yang beredar tersebut valid.”Iya itu valid,” ujarnya, Ahad (12/1/25).
Untuk diketahui, Golkar akan menggelar Musda untuk pergantian ketua baru menggantikan Syamsuar setelah mantan Gubernur Riau itu gagal memenangkan Pilkada Gubernur Riau 2024 lalu. Dorongan agar evaluasi terhadap pimpinan Golkar Riau semakin kencang setelah banyak kader Golkar bertumbangan di Pilkada Kabupaten/Kota di Riau.
Saat ini, sejumlah nama calon Ketua Golkar Riau mulai mengerucut, baik di internal partai maupun eksternal. Dari internal, muncul nama Parisman Ihwan yang belakangan mendapat dukungan dari para pemilik suara.
Muncul juga nama kader senior, Suparman yang disebut sebut mendapat dukungan dari para senior terdahulunya.
Kemudian muncul nama dari eksternal yakni Wagubri terpilih, SF Hariyanto. SF bahkan dalam pekan ini menemui ketua umum Golkar, Bahlil Lahadalia yang diyakini sebagai lobi lobi politik untuk dapat menahkodai Golkar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Eet Indra Gunawan maupun Pariaman Ihwan perihal pencopotan tersebut.*











