Jagariau – PEKANBARU – Dianggap berprestasi mengembangkan potensi desanya, Bupati Bengkalis, Kasmarni mengganjar lebih kurang 30 Desa di Kabupaten Berjuluk Sri Junjungan dengan penghargaan penting. Salah satunya diterima Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir oleh nahkodanya, Akhyar Mukmin.
Penyerahan penghargaan itu berlangsung di Ballroom Hotel Prime Park Pekanbaru, Jumat (12/12/24) dalam pembukaan Focus Group Discussion(FGF) Diseminasi Program Matching Fund/Dana Pendanaan 2024 yang ditaja Politeknik Negeri Bengkalis dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bengkalis.
Dalam sambutannya, Bupati perempuan pertama yang akan duduk dalam dua periode itu mengatakan,
Berbagai potensi yang bisa dikembangkan kedepannya meliputi program penguatan BUMDes, industri rumah tangga atau usaha mikro, pengembangan model desa sejahtera, desa wisata, penguatan ketahanan pangan, pelestarian budaya, deradikalisasi, dan lain-lainnya.
Termasuk kepakaran yang diarahkan dalam peningkatan kualitas dan efisiensi layanan Pemerintah, meliputi pelaksanaan riset kebijakan atau pengembangan sistem pendukung penyelenggaraan administrasi atau layanan pemerintah desa, yang keseluruhannya ditujukan untuk peningkatan efisiensi tata kelola pemerintahan di desa, yang dapat berupa norma, standar, peraturan, dan kebijakan.
Semoga program ini nantinya tidak berhenti pada tataran implementasi, tetapi juga dilengkapi dengan evaluasi yang berkelanjutan. Karena hasil evaluasi tersebut harus menjadi dasar kita untuk pengembangan program ini di masa mendatang. Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Kami optimis, kedepannya kita dapat mewujudkan desa desa di negeri ini menjadi desa yang mandiri dan berdaya saing, dengan mendayagunakan potensi yang ada, baik dari sisi akademik, teknologi, maupun sumber daya manusianya, sehingga kita bisa menciptakan perubahan yang nyata dan berdampak luas bagi masyarakat,”harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Camat Pinggir itu tampak berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada 30 Desa dan Kecamatan berprestasi dalam kegiatan diseminasi program matching fund 2024 dan turut berkolaborasi dalam kebijakan Bermasa, dengan didampingi Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johnny Custer dan Kepala DPMD, H Ismail.*











