Jagariau – PINGGIR – Sudah menjadi agenda rutin, Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Basung, dibawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Akhyar Mukmin, Kamis (8/8/24) menggelar kegiatan silahturahmi pejuang Al-Bahjah bareng ulama terkenal di Indonesia, pimpinan Yayasan Al – Bahjah Pusat, Buya Yahya asal Cirebon, Jawab Barat
Hal itu juga dilakukan sebagai pengobat kerinduan masyarakat kepada ulama jebolan Libya ini terobati. Terlebih, Pondok Pesantren dibawah naungan yayasan Al – Bahjah telah berdiri di Desa Muara Basung.
Akhyar Mukmin yang diketahui sebagai Pembina Yayasan Al – Bahjah cabang Muara Basung, menyebutkan ini kegiatan yang menyejukkan, sekalian melepas kerinduan para santri, masyarakat dan pihak terkait untuk bertemu langsung dengan Buya Yahya.
“Silahturahmi pejuang Al – Bahjah ini tentunya banyak hal yang sangat positif bisa diambil. Melepas kerinduan itu sudah pasti, apalagi jadwal Buya Yahya diketahui sangat padat dan kita belum tentu dalam setahun bisa bertatap muka dengan Buya Yahya,”sebut Akhyar.
Ditambahkannya, Yayasan Al – Bahjah cabang Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir banyak ilmu yang diperoleh untuk panduan hidup dan amalan amalan yang bisa diterapkan.
“Alhamdulillah, ibarat baterai sebelum habis dayanya sudah bisa dicash dan kembali terang cahayanya. Tiap pertemuan dengan Buya Yahya, banyak upgrade ilmu dan amalan sama sama kita dapatkan,”akunya.
Paling utama, diutarakan Pembina Yayasan Al-Bahjah Desa Muara Basung ini, bagaimana anak anak yang mondok disini, bisa mendapatkan bekal ilmu yang mumpuni.
“Tentu kita siapkan generasi penerus yang bisa paham agama, paham Hadis, paham Al-qur’an untuk masa yang akan datang. Ditambah kemajuan zaman dan teknologi yang tidak bisa dibendung, mesti kita buat keseimbangan,”tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan sepritual bareng pejuang Al – Bahjah cabang Muara Basung, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan para tamu undangan.(Hen)











