Jagariau – PEKANBARU – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, berbagai Survey mulai bermunculan, baik yang terindikasi memihak salah satu Bakal Calon Presiden maupun yang netral.
Seperti halnya Tim Bakal Calon Presiden Anies Baswedan di Riau yang tak menghiraukan hasil survey yang selalu menempatkan jagoannya pada posisi bawah dan meminta masyarakat cerdas dalam menilai lembaga survey yang layak dipercaya.
Menurut Ketua Badan Koordinasi Saksi (Bakorsi) Anies Baswedan Riau, Alpasirin, banyak lembaga survey membingungkan dan sebagian tidak akurat.
“Contohnya hasil survei pilkada DKI 2017. Anies selalu kalah, tapi kenyataannya menang. Kita lihat pergerakan survey, membingungkan. Kalau berpijak survey, jalan kita akan sesat,”ujarnya.
Dikatakan Alpasirin, pihaknya meragukan hasil survey, karena metodologi penghitungan sampel tidak pernah diungkapkan kepada publik. Alpasirin menegaskan, lebih percaya kekuatan akar rumput yang ingin perubahan dan keadilan untuk bangsa. Contohnya, terkait harga BBM dan sembako yang mahal. Alpasirin menyebutkan masyarakat berharap ada perbaikan dengan kemenangan Anies Baswedan.
“Kita ingin Pak Anies turunkan harga BBM dan sembako agar bisa dinikmati masyarakat. Kami lebih fokus kesitu,”ucapnya.
Mantan anggota DPRD Rokan Hulu ini menjelaskan, meskipun lembaga survei memposisikan Anies Baswedan di level irasional, tim relawan akan terus bergerak untuk meningkatkan elektabilitas bakal calon presiden tersebut. Salah satunya dengan mensosialisasikan prestasi Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Sementara itu, ribuan saksi siap mengawal suara Bakal Calon Presiden Anies Baswedan di Provinsi Riau. Saksi ditempatkan di seluruh TPS untuk memastikan tidak ada kecurangan selama pemungutan suara Pemilu 2024.
Pernyataan ini disampaikan Alpasirin usai pengukuhan Bakorsi Anies Baswedan Riau di Hotel Cokro, Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Ahad (30/7/23). Organisasi yang terdiri dari ratusan simpul relawan ini dibentuk untuk mengawasi suara Bakal Calon Presiden Anies Baswedan.
Sekretaris Dewan Penasehat Bakorsi Riau, Jhony Charles memasang rompi secara simbolis kepada ratusan saksi yang akan ditugaskan di TPS. Bakorsi Anies Basdwedan Riau merupakan tim saksi yang pertama didirikan di Sumatera. Tim saksi Anies Baswedan juga akan dibentuk di seluruh Kabupaten, Kota, Kecamatan hingga Desa.
Alpasirin menyatakan, saksi Bakal Calon Presiden Anies Baswedan di Riau menyatakan siap mengawal setiap suara sehingga kemenangan yang diharapkan tercapai. Menurut Alpasirin, saksi Anies Baswedan ditugaskan untuk menghitung dan mengawasi perolehan suara Bakal Calon Presiden dari tingkat TPS hingga pleno nasional.
Ditambahkan Alpasirin, para saksi akan dibekali pendidikan teknis penghitungan suara dan antisipasi kecurangan pemilu. Selain mengawal suara Anies Baswedan, saksi juga ditugaskan memantau suara partai pengusung Bakal Calon Presiden ini di seluruh TPS.
“Kita ingin agar saksi tersebar di seluruh Kabupaten Kota hingga Desa. Setiap tingkatan ada 100 anggota sehingga menjangkau seluruh daerah. Tujuannya untuk mengantisipasi kecurangan di TPS. Kita dengan semangat yang kuat bisa memenangkan Anies di Riau,”harapnya.
Sekretaris Dewan Penasehat Bakorsi Anies Baswedan Riau, Jhony Charles menyampaikan do’a di depan peserta. Do’a tersebut pernah dibacakan Anies Baswedan saat Apel Siaga Partai NasDem di Stadion Gelora Bung Karno, Ahad (16/7/23). Antara lain do’a keselamatan bangsa, perubahan dan perbaikan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat.
“Saya ingin membangkitkan semangat para relawan dan saksi Anies Baswedan yang akan bertugas di TPS. Saksi adalah ujung tombak pengawasan pemilu. Saya apresiasi pengorbanan ini,”ucap Jhony.
Tokoh muda Riau ini siap memberikan materi tentang pendidikan pemilu sebagai bekal bagi saksi di 19 ribu TPS untuk memantau perolehan suara dan mengantisipasi kecurangan.
“Kita harus tahu teknis pemungutan suara dan punya strategi untuk mencegah terjadinya kecurangan di TPS. Ini harus dipahami para saksi,”pinta Jhony.(Rls/Bil)











