Senin, April 20, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Bahas Jalur Zonasi PPDB, Komisi V DPRD Riau Ingatkan Anak Tempatan Terjaring

Bahas Jalur Zonasi PPDB, Komisi V DPRD Riau Ingatkan Anak Tempatan Terjaring

Jagariau – PEKANBARU – Senin (15/5/23), Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan (Disdik). Rapat itu membahas teknis penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang selama ini menjadi masalah krusial.

Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati Rahmat mengatakan, di dalam rapat itu legislatif ingin memastikan jalur zonasi betul-betul mengakomodir anak-anak tempatan. Dirinya juga menegaskan, jalur zonasi ini harus dibuka seluas-luasnya.

“Kita pastikan radius setiap sekolah itu harus dibuka seluas-luasnya. Contoh SMA Negeri 4 Pekanbaru,”ujar Ade.

Dikatakan Ade, lokasi SMA 4 ini beririsan dengan Kelurahan Maharatu, Kelurahan Sidomulyo Timur dan Kelurahan Perhentian Marpoyan. Kalau ditarik lagi sedikit beririsan dengan Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani.

“Kita berharap di Juknis disampaikan, terkait zonasi radius itu maka Kepala sekolah diminta untuk mendiskusikan dengan forum RT dan RW, kemudian Lurah setempat, tokoh masyarakat setempat. Sehingga anak-anak tempatan itu betul-betul terjaring,”pinta Ade.

Ade juga mengingatkan, persoalan PPDB khususnya jalur zonasi ini jangan sampai seperti tahun lalu. Anak-anak yang berada di belakang dan depan sekolah tidak bisa masuk.

“Ini yang harus didiskusikan bersama, terkait zonasi. Karena kan jalur zonasi itu mengisi 50 persen dari kuota PPDB. Ini yang harus kita sepakati bersama,”ungkapnya.

Ade berharap, jalur zonasi ini seperti lingkar obat nyamuk. Disdik harus memperhatikan dan betul-betul teliti dalam menjaring peserta didik yang masuk melalui jalur zonasi.

“Jalur zonasi itu kita harapkan seperti lingkaran obat nyamuk. Ketika lingkar pertama belum mencukupi kuota, maka dibuka lagi ke lingkar selanjutnya. Sampai kuotanya terpenuhi,”jelasnya.(Nov/Ckp)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments