Jagariau – DURI – Masyarakat Kabupaten Bengkalis Negeri Junjungan diminta untuk terus lebih waspada. Pasalnya aksi penipuan dengan mencatut nama Bupati Bengkalis, Kasmarni kembali terjadi.
Dalam aksinya, pelaku menggunakan nomor WhatsApp +62821 – 2534 – 8194 atas nama Kasmarni, S.Sos. MMP dengan memajang foto Bupati Bengkalis ketika menerima gelar adat beberapa waktu lalu.
Diketahui pada Sabtu (6/5/23), pelaku menghubungi pengurus Masjid Ad Drajat, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.
Awalnya penipu ini memperkenalkan diri sebagai Bupati Bengkalis, Kasmarni yang akan memberikan bantuan kepada Masjid.
Menanggapi aksi penipuan mencatut nama Bupati Bengkalis ini, Kepala Dinas Kominfotik Bengkalis, Hendrik Dwi Yatmoko, menghimbau kepada masyarakat maupun pengurus lembaga pendidikan dan rumah ibadah, agar lebih hati-hati dan tidak mudah percaya dengan aksi berkedok bantuan ini.
“Kami menghimbau agar lebih waspada dan hati-hati. Jangan langsung percaya ketika dikontak oleh seseorang yang mengaku pejabat dari Pemkab Bengkalis dengan dalih, akan memberi bantuan,”ungkapnya.

Dikatakan Hendrik, untuk mencegah Agar aksi serupa tidak terulang kembali, kepada masyarakat, pengurus yayasan atau lembaga dan rumah ibadah untuk segera lakukan cek and ricek.
Seperti diketahui, aksi penipuan dengan mencatut Pejabat Pemkab Bengkalis bukan sekali ini saja. Kejadian serupa pernah beberapa kali terjadi, penipuan yang mengatasnamakan Bupati, Wabup, Sekda dan sejumlah pejabat publik lainnya.
Untuk itu dirinya tak bosan menghimbau masyarakat agar tidak percaya dengan pesan bermodus bantuan rumah ibadah dan lainnya.
“Masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya apabila mendapati hal seperti itu. Konfirmasi kebenarannya kepada pihak terkait atau mungkin bisa ditanyakan ke pejabat atau ASN yang dikenal,”pesan Hendrik.(Nov)











