Jagariau – PEKANBARU – Kompol Sanny Handityo yang tengah menempuh pendidikan Sespim, Serdik masih sempat mewujudkan impian penghuni Panti Asuhan Amuri yang terletak di Kecamatan Air Hitam, Pekanbaru. Pasalnya Panti Asuhan itu sama sekali belum memiliki tempat yang tetap.
Dengan pengorbanannya, melalui tanah warisan orang tuanya, Sanny sukses membuat tangis anak panti itu pecah dan sujud syukur karena impian mereka tak lama lagi akan terwujud.
Sanny yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolsek Lima Puluh Polresta Pekanbaru itu tampak sumringah begitu mendengar do’a yang dihaturkan anak penghuni Panti itu.
“Ketika saya akan berangkat pendidikan, akhirnya Tuhan mengabulkan apa yang menjadi keluhan pengurus Panti Asuhan Amuri. Saya berharap nantinya tempat ini akan dijadikan untuk tempat tinggal anak-anak panti asuhan,”ujarnya.

Usai memberi sambutan, Sanny tampak menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan panti itu didampingi sejumlah pengurus dan perangkat Pemerintah Kecamatan setempat.
“Saya ucapkan terimakasih untuk teman-teman, rekanan, dan sahabat yang telah membantu memuluskan semua niat ini hingga terlaksana. Nantinya, rawatlah harta paling berharga ini,”pesannya.(Nov)











