Jagariau – PEKANBARU – Niat besar masyarakat dalam melaksanakan Sholat Ied dihalaman Masjid kebanggan masyarakat Pekanbaru itu tampak hanya isapan jempol. Pasalnya, Proyek payung Elektrik yang diharapkan berfungsi sebagai pelindung jemaah dari panas tak kunjung rampung.
Molornya pekerjaan yang sudah dua kali mendapatkan perpanjangan setelah gagal tepat waktu terhitung akhir tahun lalu, membuat halaman mesjid tak bisa digunakan.
Pembatalan lokasi ini diketahui setelah tak dijadwalkannya agenda sholat Ied 1444 Hijriyah di kawasan mesjid terbesar dan termegah di Provinsi Riau tersebut. Sebagai gantinya, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) di agendakan sholat di halaman Kantor Gubernur Riau.
“Untuk shalat Ied direncanakan di halaman kantor Gubernur Riau, Gubernur dan Wakilnya direncanakan hadir,”ujar Asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy, Selasa (18/4/23).
Terkait tak diagendakannya pelaksanaan sholat Ied di Masjid An-Nur itu, Masrul mengakui karena masih ada pekerjaan. Sehinggga tidak memungkinkan sholat Ied dilaksanakan di sana.
Namun menurut Masrul, agenda sholat di halaman Kantor Gubernur bersifat tetantif. Jika cuaca tak memungkinkan bisa saja nanti dilaksanakan di dalam sholat Mesjid An-Nur.(hen/Rtc)











