Jagariau – BENGKALIS – Panitia khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis, Senin (27/3/23) memulai rapat kerja perdana Tahun Anggaran 2022 di Ruangan Banmus.
Dipimpin Wakil Ketua Pansus LKPJ, Simon Lumban Gaol menyampaikan tujuan adanya Pansus LKPJ dapat membantu dalam melihat program-program yang dilaksanakan dengan pencapaian kinerja yang diraih oleh masing-masing OPD yang ada.
Sekretaris Bappeda, Syahrudin menjelaskan, bahwa LKPJ tahun ini sudah sesuai dan tepat waktu dengan capaian yang sudah ditargetkan dibandingkan progres tahun sebelumnya.
“Terkait dengan konfirmasi Review akan kami sampaikan di masing-masing OPD. Salah satunya seperti layanan Ro-Ro yang belum stabil, semoga kedepannya dapat ditingkatkan lebih baik dalam melayani masyarakat,”ujarnya.
Anggota Pansus Febriza Luwu mengatakan, dalam penyusunan LKPJ tidak hanya melihat dari hasil LKPJ yang telah disampaikan, namun akan disandingkan per itemnya.
Senada, Zahraini menambahkan, dalam laporan LKPJ harus lengkap dengan data di lapangan dan tidak hanya bahasa semata dalam peningkatan ekonomi, tetapi kita menginginkan faktanya demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Pihak Tata Pemerintahan (Tapem), Muhammad Anuar menjelaskan, jika pihaknya telah menyusun LKPJ berdasarkan format yang sudah diatur dengan sejumlah indikator penilaian dalam dokumen perencanaan dan sudah menyampaikan kepada OPD terkait terhadap capaian yang ada di OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Kepada Dinas Koperasi, anggota dewan lainnya, Adri meminta agar meningkatkan UMKM melalui Dinas Perindustrian dan Dinas Pariwisata dengan data-data pendukung yang akurat dan juga mengingatkan setiap informasi yang sudah di Share untuk disampaikan kemasyarakat dan instansi-instansi terkait supaya ketika ada masyarakat yang ingin berobat dan pelayanan lainnya instansi tersebut mengetahuinya.(hen)











