Jagariau – DURI – Ahad (19/3/23), Bupati Bengkalis, Kasmarni berkesempatan duduk bersama ratusan guru MDTA se Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan dalam rangka Tarhib Ramadhan 1443 Hijriyah.
Mengambil tempat di Awan Cafe, Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau tampak khidmat dengan tema”Sambut Ramadhan Yang Penuh Berkah dan Magfirah Sucikan Hati, Ikhlaskan Niat dan Perbanyak Ibadah Semoga Menjadi Insan Muttaqin”.
Selain ramah tamah dan saling memaafkan jelang bulan suci, Kegiatan itu semakin meriah dengan tausiyah Ustad Sarman Mirja.
Bupati Bengkalis, Kasmarni dalam sambutannya berharap partisipasi, sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk dengan bapak dan ibu guru MDTA, karena guru MDTA merupakan garda terdepan dalam memberikan pendidikan agama islam kepada anak-anak generasi saat ini. Agar kelak mereka memiliki kecerdasan secara komprehensif, cerdas intelektual, cerdas emosi, dan cerdas spiritual. Mengingat, untuk membangun daerah sebesar dan seluas Kabupaten Bengkalis, tidak bisa dilakukan sendiri, akan tetapi butuh dukungan, kerjasama dan akselerasi semua pihak.
Dikatakan Kasmarni, seluruh perjuangan, kerja keras, kerja cerdas dan kerja berkualitas yang telah Bapak dan Ibu pejuang serta sumbangkan untuk anak bangsa selama ini tetap menjadi perhatian kami selaku Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Tidak hanya itu, Bupati akan terus berupaya menyelaraskan program kerja Pemerintah dengan memperhatikan aspek pendidikan berbasis keagamaan, sebagaimana tertuang dalam salah satu misi kami yakni mewujudkan penguatan nilai-nilai agama menuju masyarakat yang berkarakter. Dengan strategi optimalisasi pendidikan keagamaan dalam semua level, dan peran guru-guru agama dan ustad dalam membangun karakter generasi muda.
“Alhamdulillah, sesuai dengan kemampuan yang ada, kami dapat mengakomodir pembiayaan honor guru MDTA sebanyak 1.709 orang se-Kabupaten Bengkalis, walaupun besarannya mungkin belum memuaskan Bapak dan Ibu semua, namun untuk saat ini kami mohon kesabarannya, karena anggaran APBD kita terbatas dan terus mengalami refocusing terkait beberapa Program Nasional yang memang harus kita laksanakan di daerah,”ungkapnya.

Ditambahkannya, dengan beban pembiayaan untuk P3K yang juga harus ditangani oleh daerah. Begitu juga terkait beberapa usulan lainnya yang pernah disampaikan kepada kami, semuanya sedang dalam tahap pengkajian terkait regulasi, agar dalam melangkah tidak menimbulkan masalah dibelakang hari.
“Mudah-mudahan dengan kita saling bermaafan dan memperkuat silaturrahmi ini, hati kita menjadi bersih dan suci sehingga dapat membawa kita mendapatkan predikat taqwa sebagaimana tujuan dari ibadah puasa ramadhan,”ajaknya.
“Mengingat orang yang mengakui kesalahan dan ikhlas memaafkan adalah bagian dari sifat orang-orang yang bertaqwa.”Marhaban ya ramadhan”. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi ramadhan terindah dan terbaik untuk kita semua,”pungkasnya.
Hadir mendampingi Bupati perempuan pertama di Negeri berjuluk Sri Junjungan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Toharuddin, Kepala Dinas Pendidikan, Hadi Prasetyo, Kepala Dinas Disparbudpora, Edi Sakura, Kepala Dinas Perkebunan, Mohammad Azmir, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Hambali, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ardiansyah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Basuki Rakhmad, Ketua KKG – FKDT Mandau dan Bathin Solapan, Bona Paisal, Camat Pinggir, Zama Rico Dakanahay dan Sekertaris Camat Mandau, Yoan Dema.(Mel)











