Jagariau – PEKANBARU – Merebaknya isu jika kunjungan Bakal Calon Presiden, Anies Baswedan terganjal izin keramaian oleh pihak Kepolisian hingga nyaris gagal, namun Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi buru buru membantahnya. Menurutnya, tidak benar demikian, malahan pihaknya dan panitia masih terus berkoordinasi.
“Surat pemberitahuannya sudah ada, tapi ada perubahan tempat, oleh karena itu kami sedang mengkomunikasikan dengan pihak panitia,”jelasnya.
Dikatakannya, hingga kini petugas Kepolisian masih menunggu keputusan dari panitia untuk menentukan lokasi acara berkunjungnya Anies Baswedan ke Kota Pekanbaru.
“Belum tahu dimana tempat pastinya. Tapi ini sedang koordinasi dengan pihak panitia untuk fiks lokasinya, namun informasi terakhir itu acaranya di Gajah Madah,”terangnya.
Pria Budi membantah tegas isu dugaan upaya menghalangi Anies Baswedan ke Kota Pekanbaru. Karena hingga saat ini dirinya sedang berkordinasi dengan pihak panitia.
“Tidak ada yang melarang, dari pihak panitia juga sudah datang, kami lagi nentuin tempat. Besok kita rapatkan dengan panitia untuk pengamanannya,”tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar kabar izin kegiatan kedatangan Anies Baswedan ke Riau terkendala perizinan. Izin lokasi untuk kegiatan tersebut informasinya terkendala lantaran ada kegiatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di lokasi yang sama.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mengaku sudah mendapat kabar izin lokasi acara Anies di Riau terkendala. Hal serupa juga terjadi di Aceh dan Jawa Barat, diantaranya Tasikmalaya dan Ciamis.
“Saya sudah mendapatkan informasi bahwa di Provinsi Riau juga sudah terjadi hal yang sama,”ujar Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali.
Informasi itu juga sudah sampai kepada Dewan Pakar NasDem Riau yang juga Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution. Menurut Edy, salah satu poin dari informasi yang diterima Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali itu adalah pencabutan izin lokasi di Riau karena Pemerintah daerah setempat juga menggelar acara di waktu dan tempat yang sama.
“Berkaitan dengan berita ini, saya selaku Wakil Gubernur yang juga Ketua Dewan Pakar DPW Partai Nasdem Provinsi Riau, sudah mengkonfirmasi dan menanyakan langsung kepada Pak Gubernur melalui telepon, apakah benar area Jalan Gajah Mada, lapangan MTQ, atau Stadion yang ada di Panam ada rencana akan digunakan juga oleh Pemprov pada Ahad dan Senin tanggal 4 dan 5 Des 2022,”terang Edy Natar.
Ditambahkan Edy, info dari panitia kedatangan rombongan Anies Baswedan ke Riau, izin yang mereka ajukan ke pihak Kepolisian dicabut karena alasan lokasi tersebut akan digunakan Pemda pada waktu yang sama.
“Namun penjelasan dari Pak Gubernur kepada saya, tidak ada rencana Pemprov akan menggunakan lokasi-lokasi tersebut di waktu yang sama, bahkan beliau mempersilakan untuk digunakan, termasuk Jalan Gajah Mada,”tutupnya.(Mel)
Sumber : Cakaplah.com











