Jagariau – DURI – Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis layak disebut darurat drainase, pasalnya, hujan sebentar yang mengguyur Kota, Ahad (24/7/22) pagi tak pelak menyebabkan banjir disejumlah titik rawan, terutama bagi masyarakat yang hidup berdampingan dengan parit induk. Peran Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pun menjadi sasaran utama cemoohan yang tak becus mengurus infrastruktur meski memiliki Anggaran Pembelanjaan Daerah yang besar.
Salah satu titik terparah tampak dikawasan Jalan KH Ahmad Dahlan Ujung, Kelurahan Balik Alam. Keberadaan Kantor orang nomor satu dikawasan itu tak mampu menghapus memori kelam bencan rutin setiap hujan.
“Inilah yang kami rasakan setiap hujan turun sedikit deras, air pasang dengan arus deras terus kami alami dan menjadi momok. Walaupun terus terjadi, tapi tetap tak ada solusi dari Pemerintah,”keluh Nurman, salah seorang warga.

Senada, Rafi, yang mengaku akan melintas di Jalan itu mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, fungsi DPRD dan Pemerintah tampak tak berjalan dikarenkan hanya menyelesaikan permasalahan banjir musim semata tak mampu.”Kedepannya, berfikir dan berhati hatilah kita memilih pemimpin. Jangan seperti yang sudah sudah, hanya memikirkan kepentingan pribadi, mengalokasikan anggaran untuk hal kecil saja tak mampu dan tak ada niat baik,”keluhnya sembari menuding.(hen)











